Kompak! Tiga Kementerian Sinergi Kembangkan Potensi Industri dan Wisata Olahraga
Jum'at, 04 September 2020 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap tiga Kementerian ini bisa saling bersinergi untuk bisa mengembangkan potensi olahraga Indonesia melalui beberapa sektor.
"Kami tentu harus bisa berkolaborasi bersama-sama, seperti yang disampaikan oleh Menteri Perindustrian tadi, banyak hal yang terkait dengan kegiatan olahraga kita, sektor industri di bidang olahraga,” ujarnya. (Baca juga: Bantuan Usaha Cilik Dipercepat, Serapan Dana PEN untuk UMKM Capai 61% )
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo dalam sambutannya menyatakan, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini kolaborasi menjadi sangat penting.
"Sehingga, penandatanganan nota kesepahaman ini kami harapkan menjadi momentum untuk lebih menyeleraskan pengambilan kebijakan demi menghasilkan program-program yang memberikan dampak positif untuk masyarakat,” kata Angela.
Wamen termuda itu menuturkan, potensi wisata olahraga di Indonesia sangat besar dan diyakini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Potensi wisata olahraga di Indonesia mempunyai dampak berganda untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah yang inklusif. (Baca juga: Kebun Teh Wonosari Jadi The Most Valuable Seller di Ajang Kemenparekraf )
Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa penyelenggaraan event olahraga yang turut berdampak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti Asian Games, Jakarta Marathon, Tour de Bintan, Tour de Ijen, dan Tour de Singkarak.
"Kami tentu harus bisa berkolaborasi bersama-sama, seperti yang disampaikan oleh Menteri Perindustrian tadi, banyak hal yang terkait dengan kegiatan olahraga kita, sektor industri di bidang olahraga,” ujarnya. (Baca juga: Bantuan Usaha Cilik Dipercepat, Serapan Dana PEN untuk UMKM Capai 61% )
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo dalam sambutannya menyatakan, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini kolaborasi menjadi sangat penting.
"Sehingga, penandatanganan nota kesepahaman ini kami harapkan menjadi momentum untuk lebih menyeleraskan pengambilan kebijakan demi menghasilkan program-program yang memberikan dampak positif untuk masyarakat,” kata Angela.
Wamen termuda itu menuturkan, potensi wisata olahraga di Indonesia sangat besar dan diyakini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
Potensi wisata olahraga di Indonesia mempunyai dampak berganda untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah yang inklusif. (Baca juga: Kebun Teh Wonosari Jadi The Most Valuable Seller di Ajang Kemenparekraf )
Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa penyelenggaraan event olahraga yang turut berdampak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif seperti Asian Games, Jakarta Marathon, Tour de Bintan, Tour de Ijen, dan Tour de Singkarak.
Lihat Juga :