Kompak! Tiga Kementerian Sinergi Kembangkan Potensi Industri dan Wisata Olahraga
Jum'at, 04 September 2020 - 21:57 WIB
loading...
(kanan-kiri) Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Menpora Zainudin Amali, dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita usai menandatangani MoU di Jakarta, Jumat (4/9/2020). Foto/Dok Kemenparekraf
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Diharapkan dengan kerja sama ini dapat membangkitkan industri alat olahraga.
Penandatanganan MoU antara tiga kementerian dilakukan bertepatan peringatan Hari Olahraga Nasional tahun 2020 yang bertajuk “Sport Science, Sport Tourism, Sport Industry: Bangkit dan Bergerak” di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta.
"Hari ini bisa menjadi kebangkitan dari industri alat olahraga nasional, dan berperan dalam perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (4/9/2020). (Baca: Menteri Agus Anggap Pandemi Saat yang Pas untuk Kayuh Kinerja 'Industri Keringat' )
Agus menjelaskan, industri alat olahraga merupakan salah satu dari 10 industri prioritas nasional untuk dikembangkan. Masuknya industri ini menjadi prioritas karena dapat berperan dalam perekonomian Indonesia.
Dia mengungkapkan, dalam industri ini cakupannya sangat banyak mulai dari bola, raket, net, meja tenis papan selancar dan lainnya. "Jumlah unit usaha industri alat olahraga mencapai 66 unit usaha dan menyerap sekitar 11.626 tenaga kerja," terangnya.
Untuk itu, dia mengajak semua pihak dalam olahraga nasional untuk menggunakan produk alat olahraga buatan dalam negeri. Sebab, produk buatan tanah air tidak kalah kualitasnya.
“Saya percaya, produk-produk kita memiliki kualitas yang dapat dibanggakan, terbukti dengan cukup banyaknya produk kita yang diterima oleh pasar global,” tandasnya
Penandatanganan MoU antara tiga kementerian dilakukan bertepatan peringatan Hari Olahraga Nasional tahun 2020 yang bertajuk “Sport Science, Sport Tourism, Sport Industry: Bangkit dan Bergerak” di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta.
"Hari ini bisa menjadi kebangkitan dari industri alat olahraga nasional, dan berperan dalam perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (4/9/2020). (Baca: Menteri Agus Anggap Pandemi Saat yang Pas untuk Kayuh Kinerja 'Industri Keringat' )
Agus menjelaskan, industri alat olahraga merupakan salah satu dari 10 industri prioritas nasional untuk dikembangkan. Masuknya industri ini menjadi prioritas karena dapat berperan dalam perekonomian Indonesia.
Dia mengungkapkan, dalam industri ini cakupannya sangat banyak mulai dari bola, raket, net, meja tenis papan selancar dan lainnya. "Jumlah unit usaha industri alat olahraga mencapai 66 unit usaha dan menyerap sekitar 11.626 tenaga kerja," terangnya.
Untuk itu, dia mengajak semua pihak dalam olahraga nasional untuk menggunakan produk alat olahraga buatan dalam negeri. Sebab, produk buatan tanah air tidak kalah kualitasnya.
“Saya percaya, produk-produk kita memiliki kualitas yang dapat dibanggakan, terbukti dengan cukup banyaknya produk kita yang diterima oleh pasar global,” tandasnya
Lihat Juga :