Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Rabu, 02 April 2025 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
GRP juga menyambut baik langkah pemerintah dalam menerapkan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) atas produk baja impor sebagai bentuk perlindungan strategis terhadap industri nasional. Kebijakan ini sangat penting untuk menciptakan persaingan yang adil, mencegah praktik dumping yang merusak pasar, serta memberikan ruang bagi produsen dalam negeri untuk berkembang dan berinovasi.
“Langkah pemerintah melalui BMAD merupakan bentuk keberpihakan terhadap industri nasional. Ini akan memperkuat daya saing, menjaga kualitas, dan membuka peluang pertumbuhan berkelanjutan,” tambah Fedaus.
Dengan strategi yang menyeluruh, mulai dari transformasi menuju keberlanjutan, kesiapan ekspansi global, hingga kolaborasi aktif dengan pemangku kepentingan, GRP menegaskan posisinya sebagai perusahaan baja nasional yang berorientasi masa depan.
Baca Juga: Produksi Baja Nasional Kejar 27 Juta Ton, Kemenperin Berharap ke ISSEI 2025
“Kami percaya industri baja Indonesia punya potensi besar untuk tumbuh, memimpin, dan bersaing secara global. GRP hadir bukan hanya sebagai produsen, tapi juga sebagai katalisator perubahan menuju industri yang lebih rendah emisi, kuat, dan berkelanjutan,” tutup Fedaus.
“Langkah pemerintah melalui BMAD merupakan bentuk keberpihakan terhadap industri nasional. Ini akan memperkuat daya saing, menjaga kualitas, dan membuka peluang pertumbuhan berkelanjutan,” tambah Fedaus.
Dengan strategi yang menyeluruh, mulai dari transformasi menuju keberlanjutan, kesiapan ekspansi global, hingga kolaborasi aktif dengan pemangku kepentingan, GRP menegaskan posisinya sebagai perusahaan baja nasional yang berorientasi masa depan.
Baca Juga: Produksi Baja Nasional Kejar 27 Juta Ton, Kemenperin Berharap ke ISSEI 2025
“Kami percaya industri baja Indonesia punya potensi besar untuk tumbuh, memimpin, dan bersaing secara global. GRP hadir bukan hanya sebagai produsen, tapi juga sebagai katalisator perubahan menuju industri yang lebih rendah emisi, kuat, dan berkelanjutan,” tutup Fedaus.
(akr)
Lihat Juga :