Daya Beli Turun Saat Lebaran 2025, Mal Ramai Tapi Minim yang Belanja

Rabu, 02 April 2025 - 18:51 WIB
loading...
Daya Beli Turun Saat...
Berdasarkan survei dari Populix, sekitar 55-56% penerima THR saat ini lebih memilih untuk menabung, sehingga jumlah masyarakat yang berbelanja maupun yang melakukan mudik juga ikut berkurang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Daya beli masyarakat di momen Lebaran 2025 ini mengalami pelemahan. Chairman & Founder Affiliation Global Retail Association (AGRA), Roy Nicholas Mandey mengungkapkan, meskipun mal tampak ramai, namun nyatanya hanya sedikit saja pengunjung yang berbelanja.

“Kita lihat dari kunjungan masyarakat yang berbelanja memang terjadi pelemahan. Mal tetap ramai, tetapi tidak menggambarkan masyarakat berbelanja. Mereka lebih banyak datang untuk bersilaturahmi, berbuka puasa, kemudian saat lebaran ya berkumpul bersama keluarga,” ujar Roy saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (2/4/2025).

Roy menjelaskan, bahwa saat ini pengunjung lebih sering sekadar melihat-lihat tanpa melakukan pembelian yang signifikan. Lebih lanjut, Roy juga mengungkap jika ukuran rata-rata jumlah barang atau layanan yang dibeli dalam satu transaksi (basket size) mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Perputaran Uang Lebaran 2025 Diprediksi Turun, Sinyal Peringatan Ekonomi RI?

Berdasarkan survei dari Populix, kata Roy, sekitar 55-56% penerima Tunjangan Hari Raya (THR) saat ini lebih memilih untuk menabung, sehingga jumlah masyarakat yang berbelanja maupun yang melakukan mudik juga ikut berkurang. Hal ini bisa dilihat dari data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ketika jumlah pemudik turun dari 192 juta menjadi 146 juta.

Selain itu menurut Roy, peredaran uang di masyarakat juga mengalami penurunan signifikan, turun sekitar 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, peredaran uang mencapai Rp137 triliun, sementara di 2025 hanya sekitar Rp114 triliun.

“Indeks penjualan ritel (IPR) kita juga turun dari 122 menjadi 112. Jadi semua indikator menandakan memang masyarakat menahan, menahan belanja. Jadi ada dua model. Ada yang menahan belanja meski mereka punya uang, ada juga yang menahan belanja karena mereka ter-PHK," sebut Roy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Kampanye Hari Bebas...
Kampanye Hari Bebas Bau Badan 2026, Deorex Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kebersihan Tubuh
Rekomendasi
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan ke 3 Terkait Ganti Kerugian ke PN Jaksel
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Berita Terkini
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved