Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:09 WIB
loading...
Fuad Bawazier Sebut...
Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dalam Podcast To The Point Aja di kanal YouTube SindoNews, dikutip di Jakarta, Minggu (19/7/2026). FOTO/Tangkapan Layar Youtube/SindoNews
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengandalkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai indikator kesehatan fiskal. Menurut dia, ukuran yang lebih penting adalah kemampuan negara membayar pokok dan bunga utang dari pendapatan yang dimiliki.

"Utang itu dibilang masih aman karena belum melebihi 60% dari PDB. Saya bilang, utang itu tidak dibayar pakai PDB! Utang itu kan duit cash kontan. Emang Pendapatan Domestik Bruto bisa buat bayar utang? Nggak bisa! Utang itu dicicil pakai uang, yang bersumber dari pendapatan negara," kata Fuad Bawazier dalam Podcast To The Point Aja di kanal YouTube SindoNews, dikutip di Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga: S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!

Fuad menyoroti akumulasi utang pemerintah yang menurutnya telah mencapai sekitar Rp8.000 triliun dan didominasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) serta sukuk. Ia menilai penggunaan rasio utang terhadap PDB sebagai tolok ukur utama dapat menimbulkan persepsi bahwa kondisi fiskal tetap aman, padahal beban pembayaran utang terus meningkat.

Menurut Fuad, pola pembiayaan pemerintah mengalami perubahan dibandingkan era Presiden Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, hingga Megawati Soekarnoputri. Pada periode tersebut, pemerintah lebih banyak mengandalkan pinjaman luar negeri bilateral maupun multilateral yang umumnya dikaitkan langsung dengan proyek-proyek pembangunan sehingga penggunaan dananya lebih terarah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Rekomendasi
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Kisah Ghetto Kids: Dari...
Kisah Ghetto Kids: Dari Gang Sempit Kampala ke Panggung Piala Dunia dan Berduet dengan Shakira
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Berita Terkini
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved