Trump Umumkan Tarif Impor, Bursa Asia Gonjang-Ganjing
Kamis, 03 April 2025 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
"Kami akan mengenakan biaya kepada mereka sekitar setengah dari tarif yang mereka tetapkan dan telah mereka kenakan kepada kami," kata Trump dalam sebuah pengumuman di Rose Garden di Gedung Putih seperti dilansir CNBC, Kamis (3/4/2025). "Jadi, tarif tersebut tidak akan menjadi tarif timbal balik penuh," katanya.
Pasar Asia segera bereaksi setelah turunnya pengumuman resmi soal tarif resiprokal tersebut. Indeks acuan Nikkei 225 Jepang langsung turun 3,02%, setelah sempat ambles lebih dari 4% pada pembukaan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 3,19%, juga setelah turun lebih dari 4%.
Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 1,57%, setelah sebelumnya merosot lebih dari 3% pada pembukaan, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,55%. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada 23.094, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI pada hari Rabu sebesar 23.202,53.
Baca Juga: IMF Abaikan Ancaman Resesi dari Kebijakan Tarif Trump
Di bagian lain, harga emas mencapai rekor tertinggi dan diperdagangkan pada USD3.156,75 per ons pada pukul 7.28 pagi waktu Singapura, setelah investor berbondong-bondong membeli logam mulia tersebut. Seperti diketahui, emas kerap diburu investor jika kondisi pasar dinilai sangat berisiko.
Pasar Asia segera bereaksi setelah turunnya pengumuman resmi soal tarif resiprokal tersebut. Indeks acuan Nikkei 225 Jepang langsung turun 3,02%, setelah sempat ambles lebih dari 4% pada pembukaan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 3,19%, juga setelah turun lebih dari 4%.
Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 1,57%, setelah sebelumnya merosot lebih dari 3% pada pembukaan, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,55%. Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada 23.094, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI pada hari Rabu sebesar 23.202,53.
Baca Juga: IMF Abaikan Ancaman Resesi dari Kebijakan Tarif Trump
Di bagian lain, harga emas mencapai rekor tertinggi dan diperdagangkan pada USD3.156,75 per ons pada pukul 7.28 pagi waktu Singapura, setelah investor berbondong-bondong membeli logam mulia tersebut. Seperti diketahui, emas kerap diburu investor jika kondisi pasar dinilai sangat berisiko.
Lihat Juga :