Hidupkan Kembali Ladang Minyak yang Mati 10 Tahun, Libya Raup Pendapatan Rp86,8 T
Rabu, 09 April 2025 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Bank Sentral mengungkapkan bahwa total belanja publik pada tahun 2024 mencapai USD40,24 miliar (LYD 224 miliar), sedangkan pendapatan minyak dan pajak sebesar USD24,4 miliar (LYD 136 miliar). Bank mencatat bahwa pengeluaran ini menyebabkan permintaan mata uang asing menyentuh angka USD36 miliar.
Baca Juga: Perang Berkecamuk, Harga Minyak Mengamuk
Bank Sentral menyoroti bahwa kesenjangan ini menghadirkan tantangan dalam merumuskan kebijakan yang jelas untuk pengelolaan nilai tukar. Diperingatkan juga bahwa situasinya dapat memburuk jika produksi atau ekspor minyak menurun, atau jika harga minyak turun. Nilai tukar mata uang asing sebelumnya adalah 4,8 dinar terhadap dolar.
Baca Juga: Perang Berkecamuk, Harga Minyak Mengamuk
Bank Sentral menyoroti bahwa kesenjangan ini menghadirkan tantangan dalam merumuskan kebijakan yang jelas untuk pengelolaan nilai tukar. Diperingatkan juga bahwa situasinya dapat memburuk jika produksi atau ekspor minyak menurun, atau jika harga minyak turun. Nilai tukar mata uang asing sebelumnya adalah 4,8 dinar terhadap dolar.
(akr)
Lihat Juga :