Kredit Perbankan Tumbuh 10,3% di Februari 2025, Didorong Bank BUMN
Jum'at, 11 April 2025 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh signifikan sebesar 15,95 persen, sementara kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tumbuh sebesar 2,51 persen.
Dian juga menyoroti likuiditas industri perbankan pada Februari 2025 yang tetap memadai. Rasio Alat Likuid ke Non-Core Deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 116,76 persen (naik dari 114,86 persen di Januari), dan rasio Alat Likuid ke Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 26,35 persen (naik dari 26,03 persen di Januari). Kedua rasio ini masih jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.
Selain itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level yang kuat, yaitu 210,14 persen. Kualitas kredit perbankan juga terjaga dengan baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat sebesar 2,22 persen naik tipis dari 2,18 persen di Januari, dan NPL net sebesar 0,81 persen naik tipis dari 0,79 persen di Januari.
Baca Juga: Judi Online Disikat, OJK Blokir Lebih dari 10.000 Rekening
Loan at Risk (LAR) juga relatif stabil di level 9,77 persen (naik tipis dari 9,72 persen di Januari). Meskipun ada sedikit peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, rasio NPL gross dan LAR menunjukkan penurunan dibandingkan posisi Februari 2024. Bahkan, rasio LAR saat ini sudah berada di bawah level sebelum pandemi Covid-19.
Dian juga menyoroti likuiditas industri perbankan pada Februari 2025 yang tetap memadai. Rasio Alat Likuid ke Non-Core Deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 116,76 persen (naik dari 114,86 persen di Januari), dan rasio Alat Likuid ke Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 26,35 persen (naik dari 26,03 persen di Januari). Kedua rasio ini masih jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.
Selain itu, Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level yang kuat, yaitu 210,14 persen. Kualitas kredit perbankan juga terjaga dengan baik. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tercatat sebesar 2,22 persen naik tipis dari 2,18 persen di Januari, dan NPL net sebesar 0,81 persen naik tipis dari 0,79 persen di Januari.
Baca Juga: Judi Online Disikat, OJK Blokir Lebih dari 10.000 Rekening
Loan at Risk (LAR) juga relatif stabil di level 9,77 persen (naik tipis dari 9,72 persen di Januari). Meskipun ada sedikit peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, rasio NPL gross dan LAR menunjukkan penurunan dibandingkan posisi Februari 2024. Bahkan, rasio LAR saat ini sudah berada di bawah level sebelum pandemi Covid-19.
Lihat Juga :