Pertumbuhan Kredit Februari 2026 Sedikit Lambat ke 9,37%, Perbankan Salurkan Rp8.559 T

Senin, 06 April 2026 - 16:46 WIB
loading...
Pertumbuhan Kredit Februari...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada Februari 2026 sebesar 9,37% secara tahunan (year on year/yoy), sedikit melambat dibandingkan Januari 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada Februari 2026 sebesar 9,37% secara tahunan (year on year/yoy), sedikit melambat dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 9,96% (yoy). Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, meski mengalami perlambatan, OJK menegaskan bahwa kinerja intermediasi perbankan masih berada dalam tren positif dengan risiko yang tetap terjaga.

Ia mengatakan total penyaluran kredit perbankan telah mencapai Rp8.559 triliun. Dari sisi penggunaan, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 20,72% (yoy), menunjukkan masih kuatnya ekspansi sektor produktif. Sementara itu berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh paling tinggi sebesar 14,74% (yoy).

"Kinerja intermediasi perbankan masih tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang tetap terjaga pada Februari 2026. Kredit tumbuh sebesar 9,37 persen secara year on year menjadi sebesar Rp8.559 triliun, meningkat dibandingkan dengan posisi Januari 2026 yang tumbuh 9,96 persen," ujarnya dalam RDKB OJK secara virtual, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Kredit Tahun Depan Diprediksi Tumbuh 9-11%, Perbanas: Artinya Bank Punya Uang

Adapun dari sisi kepemilikan bank, kredit yang disalurkan bank BUMN menjadi yang paling dominan dengan pertumbuhan mencapai 12,78% (yoy).



Di sisi lain, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tetap tumbuh solid sebesar 13,18% (yoy) menjadi Rp10.102 triliun, meskipun sedikit melambat dibandingkan Januari yang tumbuh 13,48% (yoy). Pertumbuhan DPK ditopang oleh giro, deposito, dan tabungan.

Likuiditas perbankan pun masih sangat memadai. Rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 121,29%, sementara alat likuid terhadap DPK (AL/DPK) sebesar 27,4%, jauh di atas ambang batas masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Rekomendasi
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Gara-Gara GERD dan Sinus,...
Gara-Gara GERD dan Sinus, Afgan Ungkap Sempat Kehilangan Suara Jelang Konser
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved