PM Jepang: Tarif Trump Berpotensi Ganggu Tatanan Ekonomi Global

Senin, 14 April 2025 - 12:55 WIB
loading...
PM Jepang: Tarif Trump...
PM Jepang memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa kebijakan tarifnya bisa mengganggu tatanan ekonomi global. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengatakan bahwa tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat (AS) berpotensi mengganggu tatanan ekonomi global. Pernyataan itu merupakan peringatan terkuatnya hingga saat ini tentang kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh keputusan Presiden AS Donald Trump terhadap ekonomi dunia.

Namun demikian, dia menekankan bahwa Jepang tidak akan melakukan retaliasi dan akan mencari titik temu dengan Amerika Serikat tentang bagaimana kedua negara dapat bekerja sama dalam berbagai isu mulai dari perdagangan hingga keamanan nasional.

Baca Juga: Senjata Makan Tuan, Tarif Impor Bikin Kekayaan Trump Tergerus Rp8,3 Triliun

"Dalam bernegosiasi dengan Amerika Serikat, kita perlu memahami apa yang ada di balik argumen Trump baik dari segi logika maupun unsur emosional di balik pandangannya," kata Ishiba kepada parlemen, seperti dilansir Reuters, Senin (14/4/2025). "Saya sepenuhnya menyadari bahwa apa yang terjadi sejauh ini berpotensi mengganggu tatanan ekonomi global," katanya.

Ishiba juga mengatakan pemerintah tidak berpikir untuk mengeluarkan anggaran tambahan sekarang, tetapi siap bertindak tepat waktu untuk meredam pukulan ekonomi dari tarif AS. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang dimulainya perundingan perdagangan bilateral pada hari Kamis yang diharapkan akan mencakup berbagai tema mulai dari tarif dan hambatan nontarif hingga nilai tukar.

Baca Juga: Barang Elektronik Tak Akan Bebas dari Tarif Impor Trump, Ini Alasannya

Dalam pertikaian terbaru mengenai pengumuman tarif, Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia akan mengumumkan tarif impor semikonduktor pada minggu depan. Hal itu kembali menambah ketidakpastian di pasar karena sebelumnya Trump mengecualikan sejumlah barang elektronik dari kebijakan tarifnya.

Menteri Ekonomi Ryosei Akazawa, negosiator utama Jepang dalam perundingan perdagangan dengan Amerika Serikat, mengatakan setiap pembahasan mengenai nilai tukar mata uang akan dilakukan antara Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent.

"Kedua negara memiliki pandangan yang sama bahwa volatilitas pasar yang berlebihan akan berdampak buruk pada perekonomian," kata Kato dalam sidang parlemen yang sama.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved