Perang Dagang AS-China, Bos PTBA Cemas Bakal Ganggu Ekspor Batu Bara

Senin, 14 April 2025 - 15:43 WIB
loading...
Perang Dagang AS-China,...
Perang dagang AS-China berpotensi menggangu ekspor batu bara ke negara mitra lantaran ketidakpastian perdagangan global. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail mengakui terdapat potensi gangguan ekspor batu bara ke negara mitra lantaran ketidakpastian perdagangan global, imbas perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Arsal menyebut, pasar ekspor PTBA meliputi China, India, Korea Selatan, dan Vietnam. Negara mitra dagang ini justru dikenakan tarif resiprokal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Dengan adanya kondisi seperti itu (perang tarif) ketidakpastian itu masih terjadi, terutama China, India yang menjadi ekspor kita, China, India, Korea, kita ada Vietnam," ujar Arsal saat konferensi pers, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Penasihat Danantara: Tarif Trump Bisa Bikin Sistem Keuangan Global Kolaps

Tak dipungkiri, Arsal merasa khawatir dengan perang tarif saat ini. Menurutnya, bila kondisi itu masih berlangsung lama, maka akan berdampak bagi kinerja ekspor batu baru Indonesia.

Pasalnya, perang tarif membuat ekonomi di negara mitra dagang melemah dan menekan permintaan industri terhadap batu bara.

"Nah, kita masih ada kekhawatiran kalau seandainya kondisi ini terjadi terus-menerus sehingga pertumbuhan ekonomi mereka menjadi lambat, ini akan mempengaruhi permintaan batu bara," paparnya.

Baca Juga: Barang Elektronik Tak Akan Bebas dari Tarif Impor Trump, Ini Alasannya

Arsal mencontohkan, China masih bisa memproduksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri mereka. Sehingga impor komoditas energi yang sebelumnya dilakukan bisa dihapus. Begitu juga India, pasokan batu bara masih cukup banyak, sehingga impor dapat dikurangi atau justru ditiadakan.

"China sendiri sebenarnya dia bisa memproduksi bisa sampai memenuhi kebutuhan dalam negeri mereka, bisa penuhi. Karena mereka paling banyak, kapasitas mereka bisa sampai 5 miliar ton, mungkin tahun kemarin hanya 4,5 miliar, kurang lebih 200 - 300 juta itu impor," beber dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved