Potensi Panas Bumi Indonesia Terbesar Kedua di Dunia, Penopang Transisi Energi
Senin, 14 April 2025 - 22:23 WIB
loading...
Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Julfi Hadi menegaskan, peran strategis panas bumi dalam transisi energi bersih Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Julfi Hadi menegaskan, peran strategis panas bumi dalam transisi energi bersih Indonesia. Sebagai satu-satunya energi terbarukan yang selalu tersedia setiap saat, panas bumi dapat menjadi andalan sistem ketenagalistrikan.
"Indonesia memiliki potensi panas bumi kedua terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai 23,9 GW atau 40% cadangan dunia. Panas bumi menjadi sumber daya lokal yang harus kita optimalkan untuk mencapai swasembada energi dan menjadi kunci transisi energi bersih untuk Indonesia ke depannya," tegas Julfi.
Indonesian Geothermal Association (INAGA) atau API bakal menggelar The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025, forum panas bumi terbesar di dunia yang bertujuan mempercepat pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi baseload dan sumber daya lokal menuju swasembada energi nasional.
Baca Juga: Indonesia Bisa Salip AS Soal Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi
Acara yang akan berlangsung pada 17-19 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini diharapkan dapat mengakselerasi pemanfaatan potensi panas bumi terbesar di dunia yang dimiliki Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan energi bersih global.
Ia menambahkan, tema IIGCE 2025 "Fostering Collaboration for a Green Economy in Indonesia: The Role of Geothermal Energy in Sustainable Growth" mencerminkan kolaborasi bersama dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
"Indonesia memiliki potensi panas bumi kedua terbesar di dunia dengan kapasitas mencapai 23,9 GW atau 40% cadangan dunia. Panas bumi menjadi sumber daya lokal yang harus kita optimalkan untuk mencapai swasembada energi dan menjadi kunci transisi energi bersih untuk Indonesia ke depannya," tegas Julfi.
Indonesian Geothermal Association (INAGA) atau API bakal menggelar The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025, forum panas bumi terbesar di dunia yang bertujuan mempercepat pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi baseload dan sumber daya lokal menuju swasembada energi nasional.
Baca Juga: Indonesia Bisa Salip AS Soal Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi
Acara yang akan berlangsung pada 17-19 September 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini diharapkan dapat mengakselerasi pemanfaatan potensi panas bumi terbesar di dunia yang dimiliki Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan energi bersih global.
Ia menambahkan, tema IIGCE 2025 "Fostering Collaboration for a Green Economy in Indonesia: The Role of Geothermal Energy in Sustainable Growth" mencerminkan kolaborasi bersama dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Lihat Juga :