Hadapi Tarif AS, Indonesia Ingin Negosiasi Konkret dan Menguntungkan

Selasa, 15 April 2025 - 19:37 WIB
loading...
Hadapi Tarif AS, Indonesia...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan proteksionis terbaru Amerika Serikat (AS), khususnya terkait lonjakan tarif impor terhadap sejumlah negara, termasuk kawasan ASEAN.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa Indonesia mendorong pendekatan negosiasi yang bersifat konkret dan pragmatis, bukan sekedar perjanjian jangka panjang tanpa hasil nyata.

Dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (15/4), Airlangga menuturkan bahwa pembahasan intensif telah dilakukan baik secara internal maupun dengan mitra AS.

"Kemarin kita sudah rapat dengan seluruh kementerian, dan tadi saya sudah laporkan ke Bapak Presiden. Tadi malam juga ada pertemuan secara daring dengan pihak AS, termasuk Sekretaris Komers, Pak Luhut, saya, Bu Mari, dan lainnya," ujar Airlangga.

Baca Juga: Indonesia-Rusia Makin Mesra di Tengah Meningkatnya Tensi Perang Dagang AS

Pertemuan tersebut membahas kerangka kerja dagang yang diharapkan kedua negara, dengan tujuan mencapai kesepakatan yang memberikan hasil spesifik (specific outcome) bagi Indonesia.

"Kita tidak ingin hanya membicarakan framework perjanjian jangka panjang. Kita ingin hasil yang nyata, misalnya dalam bentuk limited FTA atau penguatan kembali TIFA (Trade and Investment Framework Agreement)," tegasnya.

Airlangga menjelaskan, tahap lanjutan negosiasi akan dilakukan langsung di Washington, termasuk pertemuan dengan perwakilan perdagangan AS (USTR), Departemen Keuangan AS, serta sejumlah asosiasi bisnis strategis seperti US-ASEAN Business Council dan USINDO.

Meski belum dapat mengungkapkan rincian angka atau target penurunan tarif, Airlangga memastikan bahwa fokus utama Indonesia adalah menjaga kepentingan nasional.

"Negosiasi ini harus dijalankan sebaik-baiknya untuk kepentingan nasional," tegasnya saat menjawab arahan Presiden Prabowo terkait proses negosiasi tersebut.

Baca Juga: Trump Mencla-mencle, Kini Mau Tunda Tarif Impor Mobil

Selain isu perdagangan dengan AS, Airlangga juga menyinggung hubungan dagang dengan Rusia. Ia memastikan bahwa tidak ada persoalan tarif signifikan dalam hubungan dagang bilateral Indonesia-Rusia. "Kalau dengan Rusia relatif tidak ada isu tarif. Tarif masing-masing pihak juga tergolong rendah," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved