Transformasi ESG Berbasis Teknologi, Envicount Luncurkan Platform Inovatif

Jum'at, 18 April 2025 - 13:44 WIB
loading...
Transformasi ESG Berbasis...
Perusahaan-perusahaan di Indonesia kini dapat mengukur, mengelola, dan mereduksi emisi karbon secara akurat, real-time, dan strategis berkat platform Envicount. Foto/Dok. Envicount
A A A
JAKARTA - Perusahaan-perusahaan di Indonesia kini dapat mengukur, mengelola, dan mereduksi emisi karbon secara akurat, real-time, dan strategis berkat platform Envicount. Didukung teknologi otomasi data dan analitik canggih, Envicount tidak hanya menjawab tuntutan regulasi, tetapi juga membantu pelaku usaha menciptakan nilai tambah melalui efisiensi energi, penghematan biaya operasional, dan peningkatan kepercayaan pemangku kepentingan.

Envicount hadir sebagai perangkat lunak carbon accounting berbasis data yang dirancang untuk berbagai hal. Pertama, mengidentifikasi dan mengoptimalkan efisiensi energi. Kedua, menyusun strategi pengurangan emisi karbon yang dapat ditindaklanjuti. Ketiga, menyediakan laporan environmental, social, and governance ( ESG ) yang transparan dan sesuai standar global. Baca juga: Envicount Luncurkan Software untuk Akuntansi Karbon dan Pelaporan ESG

CEO Envicount Effendy Christina mengatakan, Envicount ingin menjembatani kesenjangan antara data lingkungan dan pengambilan keputusan bisnis yang strategis. “Kami melihat ESG bukan sekadar kewajiban, melainkan peluang untuk menciptakan bisnis yang lebih tahan krisis, efisien, dan berkelanjutan,” katanya dalam siaran pers, Jumat (18/4/2025).

Di bawah kepemimpinan Effendy Christina, Envicount berkembang pesat menjadi solusi unggulan di sektor carbon accounting dan ESG di Indonesia. Visi inovatifnya mengarahkan perusahaan untuk fokus pada integrasi teknologi, edukasi pasar, dan pendampingan intensif kepada klien dalam setiap tahap transformasi keberlanjutan mereka.

“Setiap perusahaan harus mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim dan tuntutan transparansi. Kami di Envicount hadir untuk memberikan alat yang relevan dan mudah digunakan, agar bisnis bisa membuat keputusan yang berdampak nyata,” jelasnya.

Pengguna Envicount telah mencatat berbagai peningkatan signifikan. Misalnya, pertama, fisiensi operasional berbasis data real-time. Kedua, pengurangan biaya melalui strategi energi yang tepat sasaran. Ketiga, peningkatan reputasi dan daya tarik investor berkat penerapan ESG yang kredibel. Baca juga: Kondisi Arktik pada Tahun 2100 Diklaim Jadi Awal Mula Kiamat

Envicount membuktikan transformasi digital dan keberlanjutan bukan dua entitas terpisah, melainkan sinergi masa depan bisnis. Dalam mendorong perubahan ini, Effendy Christina memastikan bahwa Envicount terus berinovasi, mendukung kebijakan pemerintah, dan membuka akses lebih luas terhadap teknologi hijau.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Indonesia-AS Perkuat...
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Produk Kehutanan Berbasis Keberlanjutan
Indonesia dan Republik...
Indonesia dan Republik Kongo Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Rekomendasi
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved