Pemerintah Bentuk Satgas PHK Hadapi Dampak Perang Tarif

Jum'at, 18 April 2025 - 18:41 WIB
loading...
Pemerintah Bentuk Satgas...
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Pemerintah membentuk satuan tugas khusus yang menangani isu ketenagakerjaan dan potensi pemutusan hubungan kerja ( PHK ) untuk memitigasi dampak dari perang tarif yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS). Hal itu bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor ketenagakerjaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Dan juga sudah dibentuk juga ya Pak Menko, Satgas Tenaga Kerja dan PHK yang juga akan mengantisipasi jika ada dampak dari perang tarif," kata Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu dalam konferensi pers bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (18/4/2025).

Baca Juga: Demi Tekan Tarif, Indonesia Rela Tambah Impor Energi Rp168 Triliun dari AS

Mari Elka menyebutkan, saat ini Indonesia dan Amerika Serikat masih dalam tahap negosiasi di mana apa yang akan terjadi dalam 30-60 hari ke depan belum ada titik kepastian. Di tengah ketidakpastian itulah, tegas dia, pemerintah menyiapkan beberapa skema kebijakan untuk memitigasi dampak negatif yang mungkin timbul, termasuk potensi PHK di sektor-sektor terdampak.

Mari menyebut sektor industri padat karya dan industri udang sebagai dua sektor utama yang tengah dikaji secara mendalam oleh pemerintah. Pasalnya, kedua sektor tersebut memiliki ketergantungan ekspor dan tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi.

Baca Juga: Menko Airlangga: Perundingan Tarif dengan AS Diselesaikan dalam 60 Hari

Dia menambahkan, akan ada pula paket deregulasi yang komprehensif yang disiapkan pemerintah. "Tetapi itu khusus untuk beberapa sektor yang akan terkena dampak, terutama dari perang tarif ini seperti industri padat karya dan juga industri udang, itu akan sedang dipelajari apa yang bisa dilakukan secara spesifik," jelasnya.

Langkah-langkah tersebut menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi efek domino dari perang dagang global yang dapat memengaruhi iklim usaha nasional dan lapangan kerja. Pemerintah, imbuh dia, juga berkomitmen untuk menyiapkan kebijakan yang responsif dan berbasis data guna melindungi sektor yang paling rentan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Trump-Xi Jinping Bertemu...
Trump-Xi Jinping Bertemu Tanpa Kesepakatan Logam Tanah Jarang, Perang Dagang Masih Membayangi
Rusia Jadi Penyelamat...
Rusia Jadi Penyelamat saat AS Blokade Total Hormuz, Sinyal Perang Ekonomi Baru?
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Perjanjian Dagang...
Polemik Perjanjian Dagang RI–AS di Tengah Pembatalan Tarif Trump
Rekomendasi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved