AS dan China Masuk 3 Besar Negara Tujuan Ekspor Indonesia, Ini Datanya

Senin, 21 April 2025 - 13:57 WIB
loading...
AS dan China Masuk 3...
BPS melaporkan tiga besar negara tujuan ekspor Indonesia pada Maret 2025. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Maret 2025 tiga besar negara tujuan ekspor Indonesia adalah China, Amerika Serikat (AS) dan India.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti merinci, nilai ekspor non migas ke tiga negara tersebut memberikan pangsa pasar sekitar 42,37 persen dari total ekspor non migas Indonesia pada Maret 2025. Nilai ekspor ke China tercatat USD5,20 miliar atau naik sebesar 21,50 persen dibandingkan Februari 2025.

"Nilai ekspor non migas ke AS tercatat US2,63 miliar atau naik sebesar 12,08 persen dibandingkan bulan lalu," ujar Amalia dalam konferensi pers, Senin (21/4/2025).

Sedangkan untuk nilai ekspor ke India tercatat USD1,41 miliar atau turun 14,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, nilai ekspor non migas ke negara dan kawasan tujuan utama mengalami peningkatan kecuali ke India.

Perlu diketahui, total nilai ekspor kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2025 mencapai USD66,62 miliar atau naik 6,93 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: BPS: Neraca Dagang RI Surplus USD4,33 Miliar per Maret 2025

Ekspor non migas secara kumulatif mencapai USD62,98 miliar atau naik 7,84 persen. Sedangkan ekspor migas mencapai USD3,64 miliar atau turun 6,72 persen. Adapun secara bulanan, total nilai ekspor Indonesia per Maret 2025 mencapai USD23,25 miliar. Nilai ekspor Maret 2025 ini naik 5,95 persen dibandingkan Februari sebesar USD21,98 miliar.

Untuk nilai ekspor migas tercatat USD1,45 miliar atau naik sebesar 28,81 persen. Sementara itu, nilai ekspor non migas tercatat naik 4,71 persen senilai USD21,80 miliar

"Peningkatan nilai ekspor di bulan Maret 2025 ini yang secara bulanan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor non migas yaitu pada komoditas bijih logam, perak dan abu, besi baja, mesin dan perlengkapan elektrik dan bagiannya," jelas Amalia.

Baca Juga: Trump Kobarkan Perang Dagang, China Mencoba Bersikap Baik kepada Dunia

Adapun kenaikan nilai ekspor migas terutama didorong oleh peningkatan nilai ekspor minyak dengan andil sebesar 1,81 persen. Secara tahunan, nilai ekspor Maret 2025 mengalami peningkatan 3,16 persen atau secara year on year. Dimana kenaikan ini didorong oleh peningkatan ekspor non migas terutama pada lemak dan hewan nabati, nikel dan barang daripadanya, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved