Trump Kobarkan Perang Dagang, China Mencoba Bersikap Baik kepada Dunia
Senin, 21 April 2025 - 07:57 WIB
loading...
Beijing memilih pendekatan berbeda dengan merangkul dunia dan mempererat kerja sama dagang di tengah serangan tarif dari AS. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Di tengah kebijakan proteksionis Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menerapkan tarif besar-besaran terhadap barang-barang dari China, Beijing justru memilih pendekatan berbeda dengan merangkul dunia dan mempererat kerja sama dagang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperluas akses pasar di tengah ancaman isolasi ekonomi dari Washington.
China mulai menjalin kemitraan baru dan memperkuat hubungan dagang dengan sejumlah negara, termasuk Vietnam, Malaysia dan negara-negara Eropa. Langkah ini menjadi strategi untuk melawan tekanan dari kebijakan tarif Trump yang kini telah mencapai total 245% untuk berbagai produk dari China.
"Ini adalah pertama kalinya seseorang dengan pengaruh besar berdiri dan berkata, 'Cukup sudah,'" ujar Stephen Yates, Peneliti Senior untuk China dan Kebijakan Keamanan Nasional di Heritage Foundation, dikutip dari Daily Caller, Senin (20/4/2025).
Baca Juga: China Respons Tarif 245% Trump: Kami Tidak Takut Perang
Vietnam merupakan salah satu mitra dagang penting bagi China, menyumbang hampir 4% dari total ekspor China pada 2023 dengan nilai mencapai USD135 miliar, menurut data dari Observatory of Economic Complexity (OEC). Saat kunjungan Presiden Xi Jinping ke Hanoi pada Senin lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan dagang baru yang mempererat hubungan ekonomi di antara dua negara komunis tersebut.
China mulai menjalin kemitraan baru dan memperkuat hubungan dagang dengan sejumlah negara, termasuk Vietnam, Malaysia dan negara-negara Eropa. Langkah ini menjadi strategi untuk melawan tekanan dari kebijakan tarif Trump yang kini telah mencapai total 245% untuk berbagai produk dari China.
"Ini adalah pertama kalinya seseorang dengan pengaruh besar berdiri dan berkata, 'Cukup sudah,'" ujar Stephen Yates, Peneliti Senior untuk China dan Kebijakan Keamanan Nasional di Heritage Foundation, dikutip dari Daily Caller, Senin (20/4/2025).
Baca Juga: China Respons Tarif 245% Trump: Kami Tidak Takut Perang
Vietnam merupakan salah satu mitra dagang penting bagi China, menyumbang hampir 4% dari total ekspor China pada 2023 dengan nilai mencapai USD135 miliar, menurut data dari Observatory of Economic Complexity (OEC). Saat kunjungan Presiden Xi Jinping ke Hanoi pada Senin lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan dagang baru yang mempererat hubungan ekonomi di antara dua negara komunis tersebut.
Lihat Juga :