Pakai Aplikasi Ini, Pengiriman Barang Unilever Jadi Lebih Cepat

Minggu, 06 September 2020 - 14:30 WIB
loading...
Pakai Aplikasi Ini,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Supply Chain Indonesia (SCI) menyebutkan, penggunaan Application Programming Interface (API) Connection dapat mempercepat distribusi barang di Indonesia. Aplikasi itu penting lantaran arus distribusi di Indonesia selama ini masih belum maksimal.

Apalagi, Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada 2018 menunjukkan peringkat 39 dari 167 negara dengan skor 3,30. Di antara negara-negara ASEAN , posisi Indonesia di bawah Singapura (skor 4,08), Thailand (3,47), Vietnam (3,45), dan Malaysia (3,15). Posisi Indonesia di atas Filipina (3,06), Laos (2,91), Cambodia (2,52), dan Myanmar (2,20). ( Baca juga:Jempol buat Pertamina RU V yang Ekspor Perdana BBM Standar Euro 4 )

Penggunaan aplikasi API merupakan kolaborasi antara PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) dan PT Unilever Indonesia, Tbk. (ULI). Kerja sama perusahaan manufaktur dan pelayaran itu menghubungkan sistem dari kedua perusahaan untuk mempercepat pengiriman barang.

"Kerja sama antara SPIL dan ULI tersebut bermanfaat untuk memastikan kecepatan dan akurasi informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan manufaktur itu untuk melihat status pengiriman yang dilakukan oleh SPIL," kata Chairman SCI Setijadi, Minggu (6/9/2020).

Dia menyatakan, kerja sama itu merupakan salah salah bentuk penerapan digitalisasi yang sudah harus diterapkan untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional. Penerapan teknologi informasi itu meningkatkan kinerja penyedia jasa logistik. Selain itu, hal ini akan berdampak terhadap kinerja pengguna jasa logistik yang akan mempengaruhi daya saing .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
KAI Logistik dan Bogantara...
KAI Logistik dan Bogantara Jajaki Usaha Pengiriman Hewan Ternak
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved