Raup Rp180 Juta per Bulan, Azlina Jadi Inspirasi Perempuan UMKM
Selasa, 22 April 2025 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
"Meski cukup kewalahan dalam melayani pesanan pelanggan saat jam makan siang, saya bersyukur kini bisa menambah 5 karyawan untuk membantunya, yang semula hanya 2 karyawan saja," imbuhnya.
Azlina mengaku memulai usahanya tanpa modal besar. Ia mendapatkan tambahan modal dari lembaga pembiayaan Amartha , yang sebelumnya pernah menawarkan bantuan saat ia masih menjalankan usaha konveksi.
“Saya dihubungi kembali oleh karyawan Amartha, dan dibantu untuk proses pinjaman. Bahkan saya diminta membentuk kelompok usaha bersama ibu-ibu tetangga. Saya ditunjuk sebagai ketua kelompok,” katanya.
Meski usaha terus berkembang, Azlina tetap menghadapi tantangan. Salah satunya adalah persaingan dengan warung makan lain serta lonjakan jumlah pembeli saat jam makan siang dan malam. Ia juga menyiasati penurunan omzet saat musim libur sekolah dengan mengurangi produksi lauk-pauk agar tidak merugi.
“Kami kurangi produksi saat libur agar tidak mubazir. Penghasilan memang turun, tapi tetap ada pemasukan,” ujarnya.
Kisah inspiratif Azlina bahkan menjadi salah satu perbincangan utama dalam gelaran The Asia Grassroots Forum yang diselenggarakan oleh Amartha. Forum tersebut bertujuan memperluas akses keuangan inklusif dan memperkuat peran perempuan sebagai motor pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Azlina mengaku memulai usahanya tanpa modal besar. Ia mendapatkan tambahan modal dari lembaga pembiayaan Amartha , yang sebelumnya pernah menawarkan bantuan saat ia masih menjalankan usaha konveksi.
“Saya dihubungi kembali oleh karyawan Amartha, dan dibantu untuk proses pinjaman. Bahkan saya diminta membentuk kelompok usaha bersama ibu-ibu tetangga. Saya ditunjuk sebagai ketua kelompok,” katanya.
Meski usaha terus berkembang, Azlina tetap menghadapi tantangan. Salah satunya adalah persaingan dengan warung makan lain serta lonjakan jumlah pembeli saat jam makan siang dan malam. Ia juga menyiasati penurunan omzet saat musim libur sekolah dengan mengurangi produksi lauk-pauk agar tidak merugi.
“Kami kurangi produksi saat libur agar tidak mubazir. Penghasilan memang turun, tapi tetap ada pemasukan,” ujarnya.
Kisah inspiratif Azlina bahkan menjadi salah satu perbincangan utama dalam gelaran The Asia Grassroots Forum yang diselenggarakan oleh Amartha. Forum tersebut bertujuan memperluas akses keuangan inklusif dan memperkuat peran perempuan sebagai motor pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Lihat Juga :