Genjot Transformasi Digital, Anak Usaha Raksasa Telekomunikasi Jerman Perluas Pasar di RI

Rabu, 23 April 2025 - 21:06 WIB
loading...
Genjot Transformasi...
Anak usaha dari raksasa telekomunikasi asal Jerman, Deutsche Telekom Group yakni T-Systems International GmbH semakin serius memperkuat ekspansi bisnis digitalnya di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - T-Systems International GmbH, anak usaha dari raksasa telekomunikasi asal Jerman , Deutsche Telekom Group, semakin serius memperkuat ekspansi bisnis digital nya di Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaring peluang di pasar Asia Tenggara yang kian tumbuh pesat.

Berkantor pusat di Frankfurt, Jerman, T-Systems telah berdiri sejak tahun 2000 dan kini beroperasi di lebih dari 26 negara. Dengan mengandalkan lebih dari 26.000 karyawan dan mencatat pendapatan tahunan mencapai lebih dari EUR 4 miliar pada 2024, perusahaan ini dikenal sebagai salah satu penyedia layanan digital terdepan di dunia.

Baca Juga: Perang Ukraina Bikin Kontraktor Pertahanan Ketiban Untung, BAE Systems Teken Kesepakatan Rp85,1 T

CEO T-Systems, Ferri Abolhassan mengatakan, bahwa digitalisasi merupakan tulang punggung pertumbuhan masa depan, dan perusahaan hadir untuk mendorong transformasi ini di seluruh sektor industri. “Kami ingin menciptakan nilai tambah yang nyata bagi bisnis dan institusi publik melalui teknologi terdepan,” ujar Ferri dalam pernyataan resminya.

Agresif di Pasar Indonesia

Di Indonesia, kehadiran T-Systems ditandai dengan pendirian T-Systems Indonesia pada tahun 2018. Dengan kantor pusat di Jakarta, entitas ini dipimpin oleh Bhuvaneswari GA dan telah aktif melayani berbagai sektor seperti kesehatan, manufaktur, perbankan, ritel, hingga transportasi.

Bhuvaneswari mengungkapkan bahwa pihaknya melihat Indonesia sebagai pasar strategis yang dinamis dan sarat potensi untuk pertumbuhan bisnis digital. “Kami berkomitmen menjadi mitra transformasi digital jangka panjang bagi Indonesia. Dengan dukungan global dan pendekatan lokal, kami ingin membawa teknologi berkelas dunia ke berbagai sektor penting di Tanah Air,” ujarnya.

Salah satu kisah sukses T-Systems Indonesia adalah kolaborasi dengan jaringan rumah sakit Mitra Keluarga dalam penerapan sistem rekam medis elektronik berbasis SAP HANA. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data pasien dan operasional rumah sakit secara real-time, mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi layanan kesehatan.

Gandeng Raksasa Teknologi Dunia

T-Systems secara global juga dikenal lewat kemitraannya dengan sejumlah perusahaan teknologi ternama seperti Microsoft, Amazon Web Services (AWS), SAP, hingga Google Cloud. Kolaborasi ini memperkuat portofolio layanan cloud T-Systems yang kini meliputi multi-cloud, private cloud, hingga sovereign cloud.

Perusahaan juga mengelola ekosistem cloud dengan dukungan lebih dari 3.000 arsitek dan ahli teknologi. Fokusnya mencakup solusi untuk industri 4.0, kecerdasan buatan (AI), big data, keamanan siber, dan blockchain.

Dorong Ekonomi Digital Berkelanjutan

Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, T-Systems juga berkomitmen terhadap agenda keberlanjutan. Perusahaan aktif mengembangkan layanan green cloud, solusi IoT untuk efisiensi logistik, dan mendorong praktik ramah lingkungan dalam operasionalnya.

“Seiring Indonesia melangkah menuju visi Indonesia Emas 2045, kami ingin berkontribusi secara konkret dalam membangun fondasi digital yang kokoh dan berkelanjutan,” kata Bhuvaneswari.

Baca Juga: Starlink, Investasi, dan Pembangunan Telekomunikasi

Ia menambahkan, T-Systems menargetkan perluasan ke sektor transportasi, pemerintahan, jasa keuangan, otomotif, dan energi.Dengan kombinasi kekuatan teknologi global dan pemahaman pasar lokal, T-Systems menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam transformasi digital Indonesia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
Gandeng Pengusaha Lokal,...
Gandeng Pengusaha Lokal, Hive Five Segera Ekspansi ke Bangka Belitung
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Rekomendasi
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved