Impor Batu Bara China dari Rusia Melesat 6% pada Maret, Indonesia Turun Tajam

Kamis, 24 April 2025 - 07:37 WIB
loading...
Impor Batu Bara China...
Tumpukan batu bara impor terlihat di terminal batu bara di sebuah pelabuhan di Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Kinerja ekspor batu bara global menunjukkan dinamika yang beragam pada Maret 2025. Laporan terbaru yang dirilis Reuters menunjukkan, China meningkatkan impor batu bara dari Rusia, sementara ekspor dari Indonesia mengalami penurunan signifikan.

Berdasarkan data Administrasi Umum Bea Cukai China, impor batu bara dari Rusia naik 6% dibandingkan Maret tahun lalu, menjadi 7,33 juta metrik ton. Kenaikan ini terjadi meskipun masih ada kendala logistik dan sanksi dari negara-negara Barat.

Sebaliknya, impor dari Indonesia, pemasok batu bara terbesar bagi China turun 9% menjadi 17,96 juta ton. Penurunan ini terjadi setelah pemerintah Indonesia menetapkan harga acuan batu bara sebagai dasar transaksi mulai 1 Maret 2025.

Secara keseluruhan, total impor batu bara China turun 6% pada Maret, dipengaruhi tingginya stok di pelabuhan dan lemahnya permintaan domestik. Kondisi ini menyebabkan harga spot batu bara jatuh ke titik terendah dalam empat tahun terakhir.

Berikut rincian volume impor batu bara China dari sejumlah negara utama pada Maret 2025:


1. Indonesia


Ekspor batu bara Indonesia ke China tercatat sebesar 17,96 juta ton, turun 9% dibandingkan Maret 2024. Meski demikian, secara kumulatif Januari–Maret 2025, ekspor Indonesia masih tumbuh tipis sebesar 1%, mencapai 52,59 juta ton. Data ini menunjukkan posisi Indonesia sebagai eksportir utama masih bertahan meski mengalami tekanan jangka pendek.

Baca Juga: India Menancapkan Tonggak Sejarah Baru Produksi Batu Bara, Tembus 1 Miliar Ton

2. Rusia


Ekspor batu bara Rusia naik 6% menjadi 7,33 juta ton pada Maret. Sepanjang kuartal I 2025, total ekspor Rusia mencapai 19,98 juta ton, naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini mencerminkan upaya Rusia untuk memperluas pasar ekspor di tengah ketegangan geopolitik.

3. Australia


Australia mencatat kenaikan ekspor bulanan tertinggi, yakni sebesar 14% menjadi 4,4 juta ton pada Maret 2025. Namun, pertumbuhan kumulatif Januari–Maret hanya sebesar 4%, dengan total volume mencapai 16,45 juta ton. Peningkatan ini menunjukkan tren positif permintaan terhadap batu bara Australia dalam jangka pendek.

Baca Juga: China Lancarkan Serangan ke AS, Swasta Jadi Korban Perang Tarif

4. Mongolia


Mongolia mencatat pertumbuhan stabil sebesar 5% secara bulanan dan tahunan, dengan volume ekspor pada Maret mencapai 6,81 juta ton. Total ekspor kuartal pertama 2025 sebesar 17,49 juta ton, memperkuat posisi Mongolia sebagai pemain kunci dalam pasokan batu bara ke China.

Perubahan pola impor batu bara China mencerminkan adanya pergeseran dalam perdagangan energi global. Selain faktor harga dan kebijakan dalam negeri, kondisi geopolitik serta kebutuhan energi industri akan terus memengaruhi tren ekspor impor batu bara pada bulan-bulan mendatang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Rekomendasi
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Berita Terkini
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Infografis
6 Film Horor Indonesia...
6 Film Horor Indonesia yang Terinspirasi dari Kisah Nyata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved