Bank Aladin Kantongi Pendapatan Rp613 Miliar, Tumbuh 84% di 2024

Jum'at, 25 April 2025 - 17:27 WIB
loading...
Bank Aladin Kantongi...
PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin) mengumumkan kinerja positif pada 2024. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin) mengumumkan kinerja positif pada 2024 dengan membukukan pendapatan operasional sebesar Rp613 miliar atau tumbuh 84% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp334 miliar.

Direktur Utama Bank Aladin Koko Tjatur Rachmadi mengungkapkan pertumbuhan ini didorong peningkatan margin, bagi hasil, serta lonjakan signifikan pada pendapatan berbasis komisi (fee-based income) yang naik hampir lima kali lipat menjadi Rp154 miliar.

"Kenaikan ini merupakan hasil dari strategi kami yang berhasil mengoptimalkan ekosistem digital dan meningkatkan berbagai aspek operasional, termasuk di sektor komisi yang menunjukkan kinerja luar biasa,” kata Koko dalam keterangan pers pada Jumat (25/4/2025).

Baca Juga: Bank Aladin Syariah Tawarkan Deposito dengan Bagi Hasil 9%

Total aset Bank Aladin juga tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni tumbuh 32% menjadi Rp9,36 triliun. Peningkatan aset ini terutama didorong ekspansi pembiayaan musyarakah yang melonjak hampir tiga kali lipat mencapai Rp4,1 triliun.

Selain itu, dana pihak ketiga dalam bentuk simpanan mudharabah juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp5,4 triliun. Pencapaian tersebut mencerminkan kepercayaan nasabah yang semakin meningkat terhadap layanan perbankan syariah digital yang dihadirkan Bank Aladin.

Meskipun ada peningkatan pembiayaan yang cukup tinggi sepanjang tahun, Bank Aladin berhasil menjaga tingkat pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) pada level yang sangat rendah, yakni 0,03 persen. Ini menunjukkan pengelolaan risiko yang baik dan disiplin dalam pengelolaan portofolio pembiayaan.

Koko menjelaskan pencapaian positif ini juga didorong oleh berbagai inisiatif strategis yang dijalankan sepanjang tahun. Salah satunya adalah optimalisasi ekosistem Alfamart, yang memperluas jaringan layanan keuangan berbasis komunitas melalui lebih dari 20.000 gerai di seluruh Indonesia. Hal ini turut mendorong inklusi keuangan dan memperluas penetrasi nasabah baru secara efisien.

Selain itu, Bank Aladin terus berinovasi dengan meluncurkan berbagai fitur digital baru seperti Ala Deposito, Ala Impian, Ala Berbagi, Banking as a Service, serta layanan syariah end-to-end yang memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi, menabung, dan sedekah secara rutin dan otomatis.

Bank Aladin juga memperluas kemitraan strategis dengan berbagai institusi keuangan, fintech, dan mitra B2B untuk mempercepat distribusi produk serta meningkatkan akuisisi pengguna dan dana pihak ketiga. Penerapan efisiensi operasional berbasis teknologi juga menjadi prioritas bank ini, dengan fokus pada peningkatan proses credit scoring, manajemen risiko, dan otomatisasi layanan nasabah yang berdampak pada penurunan biaya operasional.

"Kami optimistis bahwa efisiensi berbasis teknologi tidak hanya menurunkan biaya operasional, tetapi juga menjaga kualitas aset dengan lebih baik. Kami akan terus berinovasi dan memperluas jangkauan layanan agar dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat,” jelas Koko.

Baca Juga: Bank Aladin Terus Berinovasi Tingkatkan Penetrasi Pasar Keuangan Syariah

Bank Aladin berkomitmen untuk terus memperkuat posisi dan kontribusinya dalam industri perbankan syariah digital di Indonesia. Ke depan, bank ini akan fokus pada penguatan kualitas pembiayaan, perluasan jangkauan layanan serta memperluas kemitraan untuk menciptakan inklusi keuangan yang lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved