Harta 50 Miliarder Korea Melorot Jadi Rp1.646 T Gegara Darurat Militer dan Tarif AS
Sabtu, 26 April 2025 - 11:34 WIB
loading...
Kekayaan 32 miliarder paling tajir mengalami pengurangan, termasuk ahli ekuitas swasta Michael Kim, yang merebut kembali posisi No. 1 setelah jeda setahun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harta kolektif 50 orang terkaya Korea di 2025 melorot menjadi USD99 miliar atau setara Rp1.646 triliun (kurs Rp16.628 per USD) dari USD115 miliar pada tahun lalu. Penyebabnya krisis politik terbesar dalam beberapa dekade yang dialami Korea Selatan (Korsel), ditambah tarif impor Amerika Serikat (AS) yang mengguncang dunia.
Gejolak politik di Korea dipicu oleh deklarasi darurat militer yang berumur pendek pada bulan Desember oleh Presiden Yoon Suk Yeol, hingga berujung diskors dan akhirnya dimakzulkan. Gejolak serta tarif AS berdampak pada indeks acuan Kospi negara itu, yang turun 15% sejak terakhir kali mengukur data tahunan dalam 12 bulan.
Baca Juga: 10 Miliarder Olahraga Terkaya versi Forbes di Tahun 2025
Kekayaan 32 miliarder paling tajir mengalami pengurangan, termasuk ahli ekuitas swasta Michael Kim, yang merebut kembali posisi No. 1 setelah jeda setahun, meskipun ada sedikit penurunan kekayaan bersihnya menjadi USD9,5 miliar. MBK Partners menjadi sorotan setelah rantai hypermarket Homeplus terjerat utang hingga mengalami masalah keuangan dan mengajukan rehabilitasi perusahaan.
Sementara itu kekayaan Jay Y. Lee, chairman eksekutif Samsung Electronics, juga menyusut sebesar USD3,7 miliar menjadi USD7,8 miliar dan membuat posisinya tergelincir ke tempat kedua dari yang terkaya tahun lalu. Perusahaan dinilai lambat mengantisipasi ledakan AI, menjadikannya sebagai salah satu yang tertinggal di antara saham teknologi.
Gejolak politik di Korea dipicu oleh deklarasi darurat militer yang berumur pendek pada bulan Desember oleh Presiden Yoon Suk Yeol, hingga berujung diskors dan akhirnya dimakzulkan. Gejolak serta tarif AS berdampak pada indeks acuan Kospi negara itu, yang turun 15% sejak terakhir kali mengukur data tahunan dalam 12 bulan.
Baca Juga: 10 Miliarder Olahraga Terkaya versi Forbes di Tahun 2025
Kekayaan 32 miliarder paling tajir mengalami pengurangan, termasuk ahli ekuitas swasta Michael Kim, yang merebut kembali posisi No. 1 setelah jeda setahun, meskipun ada sedikit penurunan kekayaan bersihnya menjadi USD9,5 miliar. MBK Partners menjadi sorotan setelah rantai hypermarket Homeplus terjerat utang hingga mengalami masalah keuangan dan mengajukan rehabilitasi perusahaan.
Sementara itu kekayaan Jay Y. Lee, chairman eksekutif Samsung Electronics, juga menyusut sebesar USD3,7 miliar menjadi USD7,8 miliar dan membuat posisinya tergelincir ke tempat kedua dari yang terkaya tahun lalu. Perusahaan dinilai lambat mengantisipasi ledakan AI, menjadikannya sebagai salah satu yang tertinggal di antara saham teknologi.
Lihat Juga :