Harta 50 Miliarder Korea Melorot Jadi Rp1.646 T Gegara Darurat Militer dan Tarif AS
Sabtu, 26 April 2025 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
Pemenang terbesar dalam dolar tahun ini adalah chairman Meritz Financial Group, Cho Jung-ho yang kekayaannya melonjak sebesar USD1,5 miliar menjadi USD7,7 miliar dan dia naik satu peringkat untuk menjadi orang terkaya ketiga di negara itu.
Raksasa keuangan melaporkan rekor laba bersih sebesar 2,3 triliun won (USD1,6 miliar) pada tahun 2024, menyusul penggabungan unit asuransi dan sekuritasnya.
Di sisi lain miliarder yang terpukul yakni Kwak Dong Shin, chairman dan CEO Hanmi Semiconductor, ketika kekayaannya anjlok lebih dari dua pertiga menjadi USD1,25 miliar. Saham pembuat peralatan pengemasan semikonduktor turun lebih dari setengahnya dari tahun lalu karena pertumbuhan pendapatan kehilangan tenaga.
Pemenang terbesar secara persentase adalah Park Soon-jae, salah satu pendiri dan CEO perusahaan bioteknologi Alteogen, yang kekayaannya melesat 68% menjadi USD2,4 miliar setelah menandatangani serangkaian kesepakatan lisensi yang menguntungkan.
Pada bulan Maret, mereka menandatangani dua kontrak senilai USD1,4 miliar dengan raksasa farmasi AstraZeneca untuk menggunakan teknologi enzimnya yang mengembangkan obat kanker subkutan (disuntikkan tepat di bawah kulit).
Raksasa keuangan melaporkan rekor laba bersih sebesar 2,3 triliun won (USD1,6 miliar) pada tahun 2024, menyusul penggabungan unit asuransi dan sekuritasnya.
Di sisi lain miliarder yang terpukul yakni Kwak Dong Shin, chairman dan CEO Hanmi Semiconductor, ketika kekayaannya anjlok lebih dari dua pertiga menjadi USD1,25 miliar. Saham pembuat peralatan pengemasan semikonduktor turun lebih dari setengahnya dari tahun lalu karena pertumbuhan pendapatan kehilangan tenaga.
Pemenang terbesar secara persentase adalah Park Soon-jae, salah satu pendiri dan CEO perusahaan bioteknologi Alteogen, yang kekayaannya melesat 68% menjadi USD2,4 miliar setelah menandatangani serangkaian kesepakatan lisensi yang menguntungkan.
Pada bulan Maret, mereka menandatangani dua kontrak senilai USD1,4 miliar dengan raksasa farmasi AstraZeneca untuk menggunakan teknologi enzimnya yang mengembangkan obat kanker subkutan (disuntikkan tepat di bawah kulit).
Lihat Juga :