Pajak Beli BBM di Jakarta Jadi 5%, Awas! Polusi Udara Meningkat
Sabtu, 26 April 2025 - 16:37 WIB
loading...
Pengamat energi menilai, kebijakan potongan pajak pembelian BBM di Jakarta akan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Pasalnya ada peluang penurunan pajak beli BBM bisa menurunkan harga di konsumen. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat energi sekaligus Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai, kebijakan potongan pajak pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jakarta akan meningkatkan konsumsi BBM. Pasalnya ada peluang penurunan pajak beli bahan bakar bisa menurunkan harga BBM di konsumen.
Menurutnya, pola kenaikan permintaan ketika harga BBM turun akan beriringan dengan peningkatan polusi udara khususnya di Jakarta. Sebab konsumsi masyarakat biasanya akan cenderung lebih tinggi dari biasanya saat BBM turun harga.
"Kalau ada perbedaan harga yang signifikan antara BBM di Jakarta dengan daerah sekitar Jakarta, ini akan mendorong permintaan BBM di Jakarta, lebih tinggi di Jakarta dibandingkan wilayah lain," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (26/4/2025).
Baca Juga: Pemprov DKI Potong Pajak Pembelian BBM 5%, Harga Bensin Bisa Turun?
Fabby justru menyoroti kualitas BBM yang dipasarkan saat ini karena dinilai masih belum cukup bersih asap yang dihasilkan. Sehingga peningkatan konsumsi BBM tersebut akan mengancam polusi udara yang justru bertambah di Jakarta.
Menurutnya, pola kenaikan permintaan ketika harga BBM turun akan beriringan dengan peningkatan polusi udara khususnya di Jakarta. Sebab konsumsi masyarakat biasanya akan cenderung lebih tinggi dari biasanya saat BBM turun harga.
"Kalau ada perbedaan harga yang signifikan antara BBM di Jakarta dengan daerah sekitar Jakarta, ini akan mendorong permintaan BBM di Jakarta, lebih tinggi di Jakarta dibandingkan wilayah lain," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (26/4/2025).
Baca Juga: Pemprov DKI Potong Pajak Pembelian BBM 5%, Harga Bensin Bisa Turun?
Fabby justru menyoroti kualitas BBM yang dipasarkan saat ini karena dinilai masih belum cukup bersih asap yang dihasilkan. Sehingga peningkatan konsumsi BBM tersebut akan mengancam polusi udara yang justru bertambah di Jakarta.
Lihat Juga :