Masih Ada Ruang Penurunan BI Rate, Ekonom: Asal Rupiah Jauh di Bawah Rp17.000

Sabtu, 26 April 2025 - 23:02 WIB
loading...
Masih Ada Ruang Penurunan...
Ekonom melihat masih terdapat ruang penurunan suku bunga acuan ‘BI Rate’ sebesar 50 basis poin hingga akhir 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom Maybank Investment Banking Group, Brian Lee Shun Rong menilai masih terdapat ruang penurunan suku bunga acuanBI Rate ’ sebesar 50 basis poin hingga akhir 2025. Kendati Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur pada Rabu (23/4) masih mempertahankan suku bunga di level 5,75%, sinyal pelonggaran kebijakan moneter dinilai semakin kuat.

“Kami mempertahankan proyeksi kami bahwa BI akan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 bps tahun ini, menjadi 5,25 persen pada akhir tahun 2025,” kata Brian dalam risetnya.

Menurut Maybank, tekanan dolar terhadap rupiah masih cukup besar, dengan depresiasi 4,38% sejak awal tahun, menjadikannya mata uang dengan kinerja terburuk di antara negara ASEAN. Maybank Research mengungkap, pelonggaran kebijakan moneter sebesar 50 basis poin menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global, termasuk tarif dagang.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Ditahan 5,75 Persen, Begini Penjelasan Lengkap BI

Pemangkasan suku bunga disebut ideal dilakukan pada kuartal kedua 2025, dengan syarat nilai tukar rupiah bisa stabil jauh di bawah Rp17.000 per dolar AS. “Kami yakin bahwa BI lebih suka melakukan pemangkasan suku bunga 25bps berikutnya dalam kuartal kedua, jika USD/IDR dapat stabil jauh di bawah angka Rp17.000 dan mendekati Rp16.500,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved