4 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Intip Gudang Penyimpanannya

Minggu, 27 April 2025 - 09:27 WIB
loading...
4 Negara Pemilik Cadangan...
Emas menjadi salah satu aset strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi dan pengaruh geopolitik. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Emas menjadi salah satu aset strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi dan pengaruh geopolitik. Data terbaru dari World Gold Council menunjukkan Amerika Serikat (AS), Jerman, Italia, dan China merupakan empat negara dengan cadangan emas terbesar di dunia.

AS tercatat sebagai negara dengan cadangan emas terbanyak, yakni sekitar 8.133,5 metrik ton. Cadangan ini sebagian besar disimpan di Fort Knox serta fasilitas lainnya seperti Denver Mint dan San Francisco Mint.

Dilansir dari IDC Review, emas menjadi penopang penting dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dunia dan memperkuat stabilitas ekonomi negara tersebut. Selain emas, AS juga memiliki cadangan devisa terbesar dengan nilai lebih dari USD910 miliar. Hal ini memberikan kekuatan finansial yang signifikan memungkinkan negara tersebut untuk mempertahankan pengaruh dalam kebijakan moneter global.

Di posisi kedua, Jerman memiliki cadangan emas sebesar 3.351,5 metrik ton. Akumulasi tersebut dimulai sejak periode pemulihan ekonomi setelah Perang Dunia II. Sebagian besar emas Jerman kini disimpan di Frankfurt, namun sejumlah lainnya masih berada di luar negeri termasuk di AS dan Inggris.

Sebagai negara anggota Uni Eropa, cadangan emas Jerman turut mendukung kredibilitas euro dan berperan sebagai pelindung terhadap ketidakstabilan ekonomi global. Langkah repatriasi emas yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan komitmen Jerman terhadap transparansi dan kedaulatan finansial.

Baca Juga: Deretan Miliarder Penimbun Emas Terbesar di Dunia, Daftarnya Mengejutkan

Italia menempati posisi ketiga dengan cadangan emas mencapai 2.451,8 metrik ton. Emas tersebut mayoritas disimpan di brankas Bank of Italy dan sebagian lainnya berada di Swiss dan Inggris. Cadangan ini berperan penting dalam menjaga stabilitas keuangan negara terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi domestik maupun global.

China berada di peringkat keempat dengan kepemilikan emas sekitar 2.279,6 metrik ton. Pemerintah China secara aktif membangun cadangan emas melalui pembelian resmi dan produksi domestik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi aset dan upaya mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Baca Juga: Ledakan Dahsyat Guncang Pelabuhan Iran, 14 Orang Tewas, Lebih dari 750 Luka

Cadangan emas, yang dikelola oleh People's Bank of China turut memperkuat yuan serta mendukung ketahanan ekonomi negara tersebut. Dengan cadangan devisa yang melebihi USD3,2 triliun, China menunjukkan kesiapan menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan dinamika keuangan internasional yang terus berubah.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved