Gubernur Lemhannas Sebut Tarif Trump Momentum Perkuat Ketahanan Ekonomi
Minggu, 27 April 2025 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
"Ketahanan ekonomi harus dibangun dari dalam. Kita harus mengelola sendiri kekayaan alam kita, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta memastikan ketersediaan lapangan kerja berkualitas untuk generasi mendatang," tegasnya.
Ace juga menekankan pentingnya memperkuat investasi dalam kualitas sumber daya manusia, inovasi teknologi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam konteks daerah, Ace menyebut Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu pilar utama dalam menopang ketahanan nasional. Berdasarkan indeks ketahanan nasional 2024, Jawa Timur menunjukkan kinerja cukup tangguh di bidang demografi, ekonomi, dan politik.
Namun, ia mengingatkan, Jawa Timur tetap harus waspada terhadap tantangan era disrupsi global, perubahan pola perdagangan dunia, ketidakpastian bisnis, hingga krisis sosial budaya akibat transformasi digital.
"Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kemandirian nasional, terutama dengan kekuatan sumber daya manusia, sektor agrikultur, industri, dan kreatif yang kuat," jelas Ace.
Baca Juga: Gubernur Lemhannas Ceramah di Masjid Salman ITB, Tekankan Pentingnya Ketahanan Nasional
Ia mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Timur memerlukan penguatan iklim investasi dan produktivitas ekonomi. "Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus terus memperkuat iklim ekonomi yang sehat agar produktivitas tetap berkembang," ujarnya.
Salah satu caranya adalah dengan menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR), indikator penting efisiensi investasi. Ace mengingatkan bahwa ICOR nasional Indonesia saat ini berada di angka 6, lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga yang rata-rata memiliki ICOR 4 hingga 5.
"Semakin rendah ICOR, semakin efisien perekonomian kita. Kita harus mendorong penurunan ICOR agar pertumbuhan ekonomi lebih cepat dan kepercayaan investasi luar negeri semakin meningkat," kata Ace.
Ace juga menekankan pentingnya memperkuat investasi dalam kualitas sumber daya manusia, inovasi teknologi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam konteks daerah, Ace menyebut Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu pilar utama dalam menopang ketahanan nasional. Berdasarkan indeks ketahanan nasional 2024, Jawa Timur menunjukkan kinerja cukup tangguh di bidang demografi, ekonomi, dan politik.
Namun, ia mengingatkan, Jawa Timur tetap harus waspada terhadap tantangan era disrupsi global, perubahan pola perdagangan dunia, ketidakpastian bisnis, hingga krisis sosial budaya akibat transformasi digital.
"Jawa Timur memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kemandirian nasional, terutama dengan kekuatan sumber daya manusia, sektor agrikultur, industri, dan kreatif yang kuat," jelas Ace.
Baca Juga: Gubernur Lemhannas Ceramah di Masjid Salman ITB, Tekankan Pentingnya Ketahanan Nasional
Ia mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Jawa Timur memerlukan penguatan iklim investasi dan produktivitas ekonomi. "Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus terus memperkuat iklim ekonomi yang sehat agar produktivitas tetap berkembang," ujarnya.
ICOR Indonesia
Salah satu caranya adalah dengan menurunkan Incremental Capital Output Ratio (ICOR), indikator penting efisiensi investasi. Ace mengingatkan bahwa ICOR nasional Indonesia saat ini berada di angka 6, lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga yang rata-rata memiliki ICOR 4 hingga 5.
"Semakin rendah ICOR, semakin efisien perekonomian kita. Kita harus mendorong penurunan ICOR agar pertumbuhan ekonomi lebih cepat dan kepercayaan investasi luar negeri semakin meningkat," kata Ace.
Lihat Juga :