BSI Kantongi Laba Bersih Rp1,87 Triliun di Kuartal I-2025, Naik 10%
Rabu, 30 April 2025 - 16:22 WIB
loading...
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan pertumbuhan laba bersih di kuartal I-2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan pertumbuhan laba bersih di kuartal I-2025. Perseroan meraup laba sebesar Rp1,87 triliun atau tumbuh 10,05% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,7 triliun.
Pertumbuhan laba perseroan sejalan dengan peningkatan pendapatan setelah distribusi bagi hasil. Di mana, pendapatan BRIS setelah distribusi bagi hasil tercatat sebesar Rp4,77 triliun atau naik 9,02%.
Adapun dana pihak ketiga (DPK) BRIS pada periode ini tercatat sebesar Rp319,34 triliun. Secara rinci, dana simpanan wadiah naik 0,74% dari Rp74,42 triliun per 31 Desember 2024, menjadi Rp74,97 triliun per Maret 2025. Dana ini berasal dari giro dan tabungan masing-masing sebesar Rp19,02 triliun dan Rp55,91 triliun.
Baca Juga: BRI Buktikan Ketangguhan: Raih Laba Rp13,8 Triliun di Tengah Pusaran Ekonomi Dunia
Kemudian, dana investasi non profit sharing mengalami penurunan 3,42% dari Rp253,027 triliun di Desember 2024 menjadi Rp244,364 triliun. Dana ini berasal dari giro sebesar RP38,73 triliun, tabungan sebesar Rp80,94 triliun dan deposito sebesar Rp124,68 triliun.
Pertumbuhan laba perseroan sejalan dengan peningkatan pendapatan setelah distribusi bagi hasil. Di mana, pendapatan BRIS setelah distribusi bagi hasil tercatat sebesar Rp4,77 triliun atau naik 9,02%.
Adapun dana pihak ketiga (DPK) BRIS pada periode ini tercatat sebesar Rp319,34 triliun. Secara rinci, dana simpanan wadiah naik 0,74% dari Rp74,42 triliun per 31 Desember 2024, menjadi Rp74,97 triliun per Maret 2025. Dana ini berasal dari giro dan tabungan masing-masing sebesar Rp19,02 triliun dan Rp55,91 triliun.
Baca Juga: BRI Buktikan Ketangguhan: Raih Laba Rp13,8 Triliun di Tengah Pusaran Ekonomi Dunia
Kemudian, dana investasi non profit sharing mengalami penurunan 3,42% dari Rp253,027 triliun di Desember 2024 menjadi Rp244,364 triliun. Dana ini berasal dari giro sebesar RP38,73 triliun, tabungan sebesar Rp80,94 triliun dan deposito sebesar Rp124,68 triliun.
Lihat Juga :