Dividen BUMN Kini Dikelola Danantara, Setoran PNBP Langsung Jeblok

Rabu, 30 April 2025 - 19:32 WIB
loading...
Dividen BUMN Kini Dikelola...
Kementerian Keuangan mengungkapkan PNBP turun tajam sejak dividen BUMN dikelola Danantara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat penurunan tajam pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP), terutama dari pos kekayaan negara dipisahkan (KND) atau dividen dari BUMN. Kemenkeu mengungkapkan penyebab utamanya adalah mulai beroperasinya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sejak Maret 2025.

"Sejak Maret 2025 dividen BUMN tidak lagi disetor kepada kas negara, karena itu di wilayahnya Danantara," kata Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April, Rabu (30/4).

Baca Juga: Istana Ungkap Pengalihan Aset GBK ke Danantara Arahan Presiden Prabowo

Sampai 31 Maret 2025, total PNBP yang masuk ke kas negara tercatat sebesar Rp115,9 triliun atau setara 22,6 persen dari target. Realisasi ini turun 26,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Jadi jangan kaget kalau kok turun sekali, turun sekali sebagian besar karena KND," ucap Anggito.

Selain faktor Danantara, penurunan harga komoditas global juga ikut menyeret PNBP dari sektor sumber daya alam. Royalti yang disetorkan ke negara ikut terdampak.

Baca Juga: Bukan Cuma BUMN, Aset Negara Seperti GBK Akan Diambil Alih Danantara

Sebagai gambaran, harga tembaga turun 4,3 persen secara bulanan (month-to-month) dan anjlok 6,9 persen sepanjang 2025 (year-to-date). Sementara harga nikel turun 5,1 persen mtm dan 1,4 persen ytd. "Dari sisi makro global, harga komoditas mengalami penurunan," ujar Anggito.

Sebagai informasi, dividen BUMN selama ini menjadi bagian penting dari PNBP yang masuk ke APBN. Namun sejak dikelolanya aset negara oleh Danantara, skema pencatatan dan penyetoran dividen mengalami perubahan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Rekomendasi
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Berita Terkini
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved