Jadi Negara Maju, Jumlah Perusahaan Menengah-Besar RI Harus Naik 3 Kali

Kamis, 01 Mei 2025 - 20:53 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Kebakaran Israel Berkobar Mendekati Yerusalem pada Hari Kedua, Zionis Darurat Nasional

Phillia juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dan kesetaraan gender. Perusahaan dengan keterwakilan perempuan di posisi eksekutif dinilai memiliki kinerja yang lebih baik. Jika kesenjangan gender tidak segera diatasi, Indonesia berpotensi kehilangan tambahan PDB sebesar USD135 miliar dalam enam tahun ke depan. Selain itu, inovasi harus diarahkan dengan strategi yang jelas agar mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Penguatan perusahaan dan dorongan produktivitas juga terbukti efektif di negara-negara seperti Tiongkok, Polandia, dan Korea Selatan yang berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah dalam waktu 15–30 tahun. Indonesia sendiri telah menunjukkan kemajuan dengan menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem dari 70% pada 1984 menjadi kurang dari 2% pada 2023, namun masih menghadapi tantangan besar seperti ketimpangan wilayah dan infrastruktur digital yang belum merata.

MGI menilai bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi penentu utama keberhasilan transformasi ini. “Tanpa keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan, target Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai,” ujar Kevin Russell, Senior Fellow MGI. Dengan reformasi struktural dan pembangunan perusahaan berskala, Indonesia memiliki peluang nyata untuk naik kelas menjadi negara maju.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Infografis
Susul 3 Negara ASEAN...
Susul 3 Negara ASEAN Lainnya, Indonesia Gabung Jadi Mitra BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved