Investasi di Bekasi Meningkat, LPCK Hadirkan Hunian dan Komersial Baru
Jum'at, 02 Mei 2025 - 11:39 WIB
loading...
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus berupaya memperkenalkan produk-produk residensial dan komersial baru di kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BEKASI - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) terus berupaya memperkenalkan produk-produk residensial dan komersial baru di kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC). Hal ini seiring dengan tren kenaikan investasi dan pertumbuhan tenaga kerja di Kabupaten Bekasi.
LPCK berkomitmen memperluas portofolio dan mendorong inovasi. Khususnya bagi pembeli rumah pertama, melalui peluncuran produk perumahan terjangkau di LCC. Baca juga: LPCK Tempatkan Keberlanjutan Jadi Pijakan Strategis Dukung Pertumbuhan Bisnis
Pada 2024, LPCK berhasil mencatatkan pra-penjualan sebesar Rp1,64 triliun, dengan kontribusi produk residensial mencapai 51%, produk komersial 22% dan produk industri 27%. Di segmen perumahan, produk unggulan yang ditawarkan meliputi XYZ Livin dan Cendana Spark North.
Diketahui, Kabupaten Bekasi kembali mencatatkan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat pada tahun 2024, dengan nilai mencapai Rp71,8 triliun. Angka ini setara dengan 28,6 persen dari total investasi yang masuk ke Jawa Barat dan melampaui target Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sebesar Rp64 triliun. Pencapaian ini menjadi bukti kuat akan tingginya kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bekasi sebagai lokasi investasi yang menguntungkan.
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar Rp50,62 triliun (70,47 persen), sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp21,21 triliun (29,53 persen). Sektor-sektor yang paling dominan dalam hal investasi adalah Jasa Lainnya (Rp15,57 triliun), Industri Logam Mesin dan Elektronika (Rp9,9 triliun), Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi (Rp7,79 triliun), serta sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp6 triliun).
LPCK berkomitmen memperluas portofolio dan mendorong inovasi. Khususnya bagi pembeli rumah pertama, melalui peluncuran produk perumahan terjangkau di LCC. Baca juga: LPCK Tempatkan Keberlanjutan Jadi Pijakan Strategis Dukung Pertumbuhan Bisnis
Pada 2024, LPCK berhasil mencatatkan pra-penjualan sebesar Rp1,64 triliun, dengan kontribusi produk residensial mencapai 51%, produk komersial 22% dan produk industri 27%. Di segmen perumahan, produk unggulan yang ditawarkan meliputi XYZ Livin dan Cendana Spark North.
Diketahui, Kabupaten Bekasi kembali mencatatkan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat pada tahun 2024, dengan nilai mencapai Rp71,8 triliun. Angka ini setara dengan 28,6 persen dari total investasi yang masuk ke Jawa Barat dan melampaui target Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sebesar Rp64 triliun. Pencapaian ini menjadi bukti kuat akan tingginya kepercayaan investor terhadap Kabupaten Bekasi sebagai lokasi investasi yang menguntungkan.
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar Rp50,62 triliun (70,47 persen), sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp21,21 triliun (29,53 persen). Sektor-sektor yang paling dominan dalam hal investasi adalah Jasa Lainnya (Rp15,57 triliun), Industri Logam Mesin dan Elektronika (Rp9,9 triliun), Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi (Rp7,79 triliun), serta sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp6 triliun).
Lihat Juga :