Trump Kenakan Tarif 100% untuk Film dari Luar Amerika
Senin, 05 Mei 2025 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
AS tetap menjadi pusat produksi film utama secara global meskipun menghadapi berbagai tantangan, menurut firma riset industri film ProdPro. Laporan tahunan terbarunya menunjukkan negara itu membukukan pengeluaran produksi sebesar USD14,54 miliar (£10,94 miliar) tahun lalu. Namun, jumlah itu turun 26% sejak 2022.
Negara-negara yang mengalami peningkatan pengeluaran selama periode yang sama termasuk Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Inggris, menurut laporan tersebut. Bahkan sebelum pengumuman terbaru ini, industri film AS telah terdampak oleh kebijakan perdagangan Trump.
Pada bulan April, China menyatakan akan mengurangi kuota film Amerika yang diizinkan masuk ke negara itu. "Tindakan salah pemerintah AS untuk menyalahgunakan tarif terhadapChina pasti akan semakin mengurangi dukungan penonton domestik terhadap film-film Amerika," kata Administrasi Film China. "Kami akan mengikuti aturan pasar, menghormati pilihan penonton, dan mengurangi jumlah film Amerika yang diimpor," tambahnya.
Negara-negara yang mengalami peningkatan pengeluaran selama periode yang sama termasuk Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Inggris, menurut laporan tersebut. Bahkan sebelum pengumuman terbaru ini, industri film AS telah terdampak oleh kebijakan perdagangan Trump.
Pada bulan April, China menyatakan akan mengurangi kuota film Amerika yang diizinkan masuk ke negara itu. "Tindakan salah pemerintah AS untuk menyalahgunakan tarif terhadapChina pasti akan semakin mengurangi dukungan penonton domestik terhadap film-film Amerika," kata Administrasi Film China. "Kami akan mengikuti aturan pasar, menghormati pilihan penonton, dan mengurangi jumlah film Amerika yang diimpor," tambahnya.
(fjo)
Lihat Juga :