Pakistan Jatuhkan Rafale India, Saham Produsen Jet Tempur J-10 China Melonjak

Kamis, 08 Mei 2025 - 15:17 WIB
loading...
Pakistan Jatuhkan Rafale...
Jet tempur J-10 besutan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) yang lebih murah diklaim sukses merontokkan pesawat tempur canggih produksi Prancis, Rafale. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
JAKARTA - Harga saham Chengdu Aircraft Corporation (CAC), produsen jet tempur J-10 dan JF-17 yang digunakan oleh Angkatan Udara Pakistan (PAF) menembak jatuh beberapa pesawat tempur India, termasuk jet Rafale buatan Prancis, melonjak lebih dari 17% pada hari Rabu (7/5). Reli tersebut menyusul konfirmasi oleh Menteri Pertahanan Pakistan bahwa angkatan udara negara itu telah menembak jatuh 5 jet tempur India.

Menurut pejabat senior pertahanan Pakistan, total enam pesawat India hancur, terdiri dari 3 jet Rafale, 1 MiG-29, 1 SU-30, dan satu pesawat pengintai Heron. Semua pesawat India tersebut dilaporkan berupaya menargetkan wilayah Pakistan menggunakan amunisi jarak jauh.

"Tidak ada pesawat PAF yang rusak. Semua unit kembali dengan selamat ke pangkalan," kata juru bicara militer Pakistan, seperti dilansir The Express Tribune.

Baca Juga: Pesawat J-10 China Jagoan Pakistan saat Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India

Sebaliknya, saham Dassault Aviation Prancis - pembuat jet tempur Rafale - anjlok di Bursa Efek Paris. Saham perusahaan tersebut telah turun sebesar 5,40 euro, atau 1,64%, menjadi 324 euro. Secara keseluruhan, analis pertahanan mencatat saham Dassault dapat turun lebih jauh sebesar 5% di tengah pengawasan ketat atas kinerja Rafale di medan perang.

Kontras tajam dalam sentimen investor dapat menjadi tanda kepercayaan pasar global terhadap kemampuan PAF dan kinerja jet JF-17 dan J-10C, yang dikembangkan bekerja sama dengan China. Perkembangan ini juga memicu perdebatan tentang kesiapan tempur dan keandalan armada Rafale India.

Mengutip Global Defense Analysis, baik Rafale dan J-10C adalah jet tempur generasi keempat berkemampuan tinggi yang dirancang untuk unggul dalam berbagai misi, termasuk superioritas udara, serangan darat, dan pengintaian. Jet tempur Rafale dan J-10C memiliki keunggulan tersendiri dalam hal performa.

Rafale memiliki bobot lepas landas maksimum yang lebih tinggi, sehingga memungkinkannya membawa lebih banyak bahan bakar dan senjata, sehingga menghasilkan jangkauan tempur yang lebih jauh. Rafale juga memiliki daya jelajah yang lebih tinggi, yang mengacu pada ketinggian maksimum yang dapat dicapainya, sehingga lebih mampu di lingkungan dataran tinggi. Selain itu, mesin Rafale lebih bertenaga, sehingga memberikan akselerasi dan kecepatan pendakian yang lebih baik.

Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi

Di sisi lain, J-10C memiliki kecepatan puncak yang lebih tinggi, yang memungkinkannya mencapai kecepatan lebih tinggi selama manuver tempur. Pesawat ini memiliki penampang radar yang jauh lebih rendah daripada varian sebelumnya yang meningkatkan kemampuan silumannya. Pesawat ini juga dikenal dengan rangkaian peperangan elektronik terintegrasinya, yang menyediakan kemampuan pengacauan dan penanggulangan tingkat lanjut, sehingga membuatnya lebih efektif dalam skenario peperangan elektronik.

Dari sisi biaya, jet Rafale yang harganya sekira USD100 juta (sekitar Rp1,65 triliun), menjadikannya salah satu jet tempur generasi ke-4 termahal di dunia. Sementara, harga J-10C, diperkirakan sekitar USD40-50 juta per unit, atau hanya separuh harga Rafale.

Dalam pertempuran udara-ke-udara, Rafale dan J-10C sama-sama unik menurut persyaratan misi. Rafale dilengkapi dengan sistem radar dan avionik canggih, yang memberinya kesadaran situasional yang unggul dan kemampuan untuk mendeteksi dan melacak beberapa target secara bersamaan. Rafale juga dilengkapi dengan rudal jarak jauh seperti Meteor, yang dapat menyerang target pada jarak hingga 150 kilometer.

Di sisi lain, J10C dilengkapi dengan rudal PL-15, yang memiliki jangkauan lebih dari 145 kilometer. Rudal PL-15 dianggap sebagai rudal udara-ke-udara tercanggih di dunia dengan pencari radar AESA. Rudal tersebut melampaui Meteor Prancis dan AIM-120D Amerika dalam hal kinerja, jangkauan, dan lebih mematikan, yang dibuktikan dengan kesuksesannya merontokkan Rafale AU India jika klaim Kementerian Pertahanan Pakistan benar-benar terbukti.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Cari Cara Memblokir...
India Cari Cara Memblokir Investasi Pakistan Rp9,4 Triliun di Bank BRICS
Pakistan Kerek Anggaran...
Pakistan Kerek Anggaran Militer Jadi Rp525 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
Trump Umumkan Kesepakatan...
Trump Umumkan Kesepakatan Perdagangan Besar dengan Pakistan
China di Belakang Pakistan,...
China di Belakang Pakistan, Siap Perkuat Perdagangan dan Investasi
China Bela Pakistan,...
China Bela Pakistan, India Dikabarkan Bakal Hengkang dari BRICS
Pakistan Masuk Daftar...
Pakistan Masuk Daftar 40 Besar Ekonomi Dunia, PDB Tembus Rp6.700 Triliun
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved