Trump Maki-maki Gubernur The Fed, Sebut Jerome Powell Tolol

Jum'at, 09 Mei 2025 - 09:23 WIB
loading...
Trump Maki-maki Gubernur...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kritik pedas terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan kritik pedas terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Dalam unggahan di platform Truth Social, Kamis (9/5), Trump menyebut Powell sebagai "Orang Bodoh" setelah bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuan.

Komentar Trump ini merupakan respons atas keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga pada kisaran 5,25%-5,5% dalam pertemuan Rabu (8/5). Powell menyatakan The Fed masih memantau dampak kebijakan perdagangan Trump terhadap ekonomi sebelum memutuskan perubahan suku bunga.

Baca Juga: Trump Bantah Ngajak Baikan dengan China, Tarif Tetap Digenjot 145%

Trump telah berulang kali mendesak The Fed menurunkan suku bunga, menyebut kebijakan Powell menghambat pertumbuhan ekonomi AS. Dalam konferensi pers terkait kesepakatan dagang baru dengan Inggris, Kamis (9/5), Trump kembali membandingkan The Fed dengan bank sentral lain.

"Bank of England memangkas suku bunga, China juga memangkas, semua negara melakukannya kecuali Powell. Ini memalukan," ujar Trump dikutip dari Investopedia, Jumat (9/5). "Dia selalu terlambat bertindak. Untungnya, ekonomi AS masih kuat."

Tak cukup sampai di situ, Trump menulis di Truth Social dengan nada lebih keras: "Jerome Powell Adalah Orang Tolol Yang Tidak Punya Arah!"

Ini bukan pertama kali Trump menyerang Powell. Sejak menunjuknya sebagai Ketua The Fed pada 2018, Trump kerap menyalahkan Powell atas kebijakan moneter yang dinilai tidak mendukung agenda ekonominya.

Baca Juga: Ini Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Picu Kemarahan Katolik

Meski begitu, Trump menyatakan tidak berencana memecat Powell sebelum masa jabatannya berakhir pada 2026. Namun, ancaman pemecatan sebelumnya sempat memicu kekhawatiran di kalangan investor atas independensi The Fed.

Kritik terbuka Trump terhadap Powell dinilai sebagai upaya menekan bank sentral agar mengikuti kepentingan politik. Padahal, The Fed seharusnya independen dalam mengambil keputusan moneter. "Serangan Trump berisiko merusak kredibilitas The Fed di mata pasar," kata Paul Ashworth, Kepala Ekonom Capital Economics.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Rekomendasi
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved