India-Pakistan Saling Serang, Nilai Perusahaan Pertahanan Terangkat Lebih dari Rp82,3 T

Jum'at, 09 Mei 2025 - 14:00 WIB
loading...
India-Pakistan Saling...
Menyusul eskalasi ketegangan dengan Pakistan, nilai perusahaan pertahanan India dilaporkan bertambah lebih dari USD5 miliar setara Rp82,3 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menyusul eskalasi ketegangan dengan Pakistan , nilai perusahaan pertahanan India dilaporkan bertambah lebih dari USD5 miliar setara Rp82,3 triliun (kurs Rp16.474 per USD). Konflik dua negara bertetangga itu berawal dari tuduhan New Delhi, bahwa Islamabad menyembunyikan teroris, terkait dengan penembakan massal secara brutal yang menewaskan 26 warga sipil di Kashmir bulan lalu.

Pada hari Rabu (7/5), India mengatakan pihaknya menyerang sembilan "infrastruktur teroris" di seberang perbatasan di Pakistan dalam serangan yang terjadi dalam satu malam. Setelahnya hubungan kedua negara semakin memanas hingga terjadi duel di udara.

Bursa secara khusus melacak 10 perusahaan pertahanan India menunjukkan, nilai pasar mereka tumbuh sekitar 5% sejak serangan teroris pada 22 April lalu. Baca Juga: India-Pakistan Saling Serang, Bahlil Cemas Ekspor Indonesia Bakal Terdampak

"Di tengah perang, ekspektasinya bahwa perusahaan-perusahaan ini akan mendapat manfaat dari situasi geopolitik yang memburuk," tulis Bloomberg. Mereka di antaranya termasuk perusahaan kedirgantaraan domestik India, Hindustan Aeronautics Ltd. dan perusahaan rudal Solar Industries India Ltd.

Pada hari Rabu, saham Mazagon Dock Shipbuilders Ltd. yang berbasis di Mumbai naik sebanyak 4,6%, sementara Hindustan Aeronautics melesat hampir 2%.

Dengan latar belakang situasi konflik yang memanas dengan Pakistan, Perdana Menteri India, Narendra Modi dilaporkan telah menunda perjalanannya ke Kroasia, Belanda, dan Norwegia.

Baca Juga: Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi

Modi juga tidak akan menjadi salah satu pemimpin internasional pada perayaan peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Dunia II di Moskow karena alasan yang sama. India sebaliknya akan diwakili oleh delegasi tingkat tinggi sebagai alternatif.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Benelli Leoncino 500...
Benelli Leoncino 500 Berstandar BS6 India Lebih Murah dari BS4
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved