Kemenhub Bakal Bangun Skytrain Feeder MRT Lebak Bulus dan LRT Cibubur

Sabtu, 10 Mei 2025 - 20:04 WIB
loading...
Kemenhub Bakal Bangun...
Pemerintah sedang mengkaji rencana pembangunan skytrain sebagai feeder LRT dan MRT dari ICE BSD, Tangerang ke stasiun MRT Lebak Bulus, dan Mekarsari ke stasiun LRT Harjamukti. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan saat ini pemerintah sedang mengkaji rencana pembangunan skytrain sebagai feeder LRT dan MRT dari ICE BSD, Tangerang ke stasiun MRT Lebak Bulus, dan Mekarsari ke stasiun LRT Harjamukti.

Menhub mengatakan pembangunan proyek itu targetnya tidak menggunakan APBN, namun akan mengandalkan skema investasi asing yang akan dikerjasamakan dengan pengembang perumahan di kawasan-kawasan tersebut.

"Kami punya rencana menggunakan skytrain sebagai feeder dari Mekarsari untuk feeder LRT ke Cibubur, kemudian skytrain untuk feeder MRT yang dari Serpong," ujarnya dalam jumpa pers dikutip Sabtu (10/5/2025).

Baca Juga: Tarif LRT Jatimulya-Dukuh Atas Lengkap Tahun 2025, Simak Info Lengkapnya

Dia mengatakan dalam waktu dekat akan menyelenggarakan investor gathering yang akan mengundang para pelaku usaha baik dari dalam negeri maupun asing untuk mendanai proyek tersebut. Setidaknya, ada 3 negara yang punya teknologi untuk membangun skytrain, terdiri dari Jerman, China, dan Belarusia.

"Kita buka dari mana saja, tapi saat ini penyedia skytrain sendiri ada dari China, Jerman, dan Belarusia. Kita membuka teknologi dari negara manapun, kalau saya yang penting ada investasi tidak terlalu mahal," tambahnya.

Di samping itu, proyek ini juga akan dikerjasamakan dengan para pengembang kawasan di sekitar jalur lintasan skytrain. Terutama untuk pembangunan stasiun, maupun bantuan pembiayaan pada saat proses konstruksi.

Alasan dibalik pembangunan skytrain ini menimbang sebaran populasi yang saat ini sudah memadati area Jabodetabek. Kawasan padat penduduk inilah yang dinilai paling cocok untuk dibangun skytrain. Sebab, tidak perlu biaya mahal untuk pembebasan lahan.

Baca Juga: 3 Bandara Kembali Berstatus Internasional, Ini Daftarnya

"Skytrain sepertinya lebih mudah masuk ke kawasan-kawasan permukiman, jadi harapan kami dengan 2 ini, karena kepadatan yang tinggi memang salah satu yang menjadi tantangan adalah pembebasan lahan," tambah menhub.

"Soal lahan ini, pak Dirjen sudah berkoordinasi dengan kemendagri untuk pemanfaatan aset atau fasum yang dimiliki pemda untuk digunakan sebagai lokasi dari tiang tiang skytrain," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Bayar PBB-P2 Lebih Awal,...
Bayar PBB-P2 Lebih Awal, Warga Jakarta Bisa Dapat Manfaat Lebih Besar
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Daftar SPBU di Jakarta...
Daftar SPBU di Jakarta dan Sekitarnya yang Tak Lagi Jual Pertalite, Cek Lokasinya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Penyebab Jalan Raya...
Penyebab Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ambles, Saluran Air Keropos
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved