OJK Ungkap Prospek Menjanjikan IPO di Sektor Perbankan
Senin, 12 Mei 2025 - 10:00 WIB
loading...
OJK menilai prospek penawaran umum perdana saham atau IPO di sektor perbankan masih terbuka lebar. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai prospek penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di sektor perbankan masih terbuka lebar. Penilaian ini didasarkan pada kebutuhan industri perbankan dalam memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha.
"Prospek IPO perbankan ini ruangnya masih baik ya, cukup positif," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, dalam konferensi pers RDKB di Jakarta, dikutip Senin (12/5).
Baca Juga: 30 Korporasi Antre IPO di BEI, Didominasi Aset Skala Menengah
Menurut Inarno kebutuhan pendanaan perbankan terus meningkat seiring dengan transformasi layanan ke arah digital dan pengembangan produk-produk keuangan yang lebih inovatif. IPO dinilai bisa menjadi salah satu alternatif sumber pendanaan yang menjanjikan.
"Di tengah kebutuhan bank untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung ekspansi usaha, digitalisasi layanan, dari inovasi produk keuangan dari perbankan itu juga perlu pendanaan," jelasnya.
Meski demikian, OJK tetap menekankan pentingnya pemenuhan syarat-syarat dasar bagi bank yang ingin 'Go Public'. Hal ini mencakup kesiapan operasional tata kelola perusahaan yang baik, serta perlindungan investor.
"Kesiapan internal dan kejelasan strategi jangka panjang itu merupakan syarat utama agar calon emiten termasuk bank mampu menarik minat pasar secara maksimal," tegasnya.
"Prospek IPO perbankan ini ruangnya masih baik ya, cukup positif," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, dalam konferensi pers RDKB di Jakarta, dikutip Senin (12/5).
Baca Juga: 30 Korporasi Antre IPO di BEI, Didominasi Aset Skala Menengah
Menurut Inarno kebutuhan pendanaan perbankan terus meningkat seiring dengan transformasi layanan ke arah digital dan pengembangan produk-produk keuangan yang lebih inovatif. IPO dinilai bisa menjadi salah satu alternatif sumber pendanaan yang menjanjikan.
"Di tengah kebutuhan bank untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung ekspansi usaha, digitalisasi layanan, dari inovasi produk keuangan dari perbankan itu juga perlu pendanaan," jelasnya.
Meski demikian, OJK tetap menekankan pentingnya pemenuhan syarat-syarat dasar bagi bank yang ingin 'Go Public'. Hal ini mencakup kesiapan operasional tata kelola perusahaan yang baik, serta perlindungan investor.
"Kesiapan internal dan kejelasan strategi jangka panjang itu merupakan syarat utama agar calon emiten termasuk bank mampu menarik minat pasar secara maksimal," tegasnya.
Lihat Juga :