Laba Raksasa Minyak Saudi Ambles 4,6%, Aramco Kantongi Rp426,7 Triliun
Selasa, 13 Mei 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Kerajaan Saudi juga akan membutuhkan stadion-stadion baru dan infrastruktur yang menghabiskan puluhan miliar dolar pada tahun 2034, ketika Arab Saudi bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia.
Pengumuman hasil kuartal pertama Aramco disampaikan saat aliansi OPEC+ meningkatkan produksi minyak. Kartel minyak telah setuju untuk menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari bulan depan, karena ketidakpastian yang disebabkan oleh tarif AS telah mengguncang pasar di Timur Tengah.
Ini berarti Arab Saudi kemungkinan perlu meminjam atau mengeluarkan dana cadangan untuk membiayai rencana mahal milik sang pangeran mahkota. Sementara itu saham Aramco diperdagangkan di lebih dari USD6 per saham pada tengah pekan kemarin, turun dari level tertinggi tahun lalu di USD8.
Sahamnya Aramco terpantau terus turun selama setahun terakhir seiring dengan pelemahan harga minyak, dan dalam beberapa bulan terakhir makin ambles.
"Dinamika perdagangan global mempengaruhi pasar energi pada kuartal pertama tahun 2025, dengan ketidakpastian ekonomi berdampak pada harga minyak," kata Presiden dan CEO Aramco, Amin H. Nasser, dalam sebuah pernyataan.
Minyak mentah Brent acuan diperdagangkan pada hari Jumat dengan harga lebih dari USD63 per barel, turun dari level tertinggi lebih dari USD80 pada tahun lalu.
Pengumuman hasil kuartal pertama Aramco disampaikan saat aliansi OPEC+ meningkatkan produksi minyak. Kartel minyak telah setuju untuk menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari bulan depan, karena ketidakpastian yang disebabkan oleh tarif AS telah mengguncang pasar di Timur Tengah.
Ini berarti Arab Saudi kemungkinan perlu meminjam atau mengeluarkan dana cadangan untuk membiayai rencana mahal milik sang pangeran mahkota. Sementara itu saham Aramco diperdagangkan di lebih dari USD6 per saham pada tengah pekan kemarin, turun dari level tertinggi tahun lalu di USD8.
Sahamnya Aramco terpantau terus turun selama setahun terakhir seiring dengan pelemahan harga minyak, dan dalam beberapa bulan terakhir makin ambles.
"Dinamika perdagangan global mempengaruhi pasar energi pada kuartal pertama tahun 2025, dengan ketidakpastian ekonomi berdampak pada harga minyak," kata Presiden dan CEO Aramco, Amin H. Nasser, dalam sebuah pernyataan.
Minyak mentah Brent acuan diperdagangkan pada hari Jumat dengan harga lebih dari USD63 per barel, turun dari level tertinggi lebih dari USD80 pada tahun lalu.
Lihat Juga :