Anindya Bakrie Angkat Bicara soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Chandra Asri Rp15 Triliun
Selasa, 13 Mei 2025 - 21:05 WIB
loading...
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan akan menindak tegas oknum yang mengatasnamakan Kadin Cilegon dan diduga meminta jatah proyek kepada investor. Sanksi akan diberikan jika terbukti melakukan pemalakan.
Kasus ini terkait proyek pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylene dichloride (CA-EDC) milik Chandra Asri Group di Cilegon, senilai Rp15 triliun. Anindya menyampaikan bahwa Kadin Pusat telah membentuk tim verifikasi organisasi dan etik untuk menelusuri dugaan tersebut.
"Tim verifikasi sudah mulai bekerja untuk mengevaluasi struktur, peran, dan tindakan Kadin Kota Cilegon beserta afiliasinya," ujar Anindya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (14/5).
Baca Juga: Kadin Bakal Bangun 1.000 Dapur Umum Makan Bergizi Gratis
Dia menegaskan, Kadin Indonesia saat ini terus fokus pada peningkatan perdagangan dan investasi, serta tidak mentolerir tindakan melawan hukum dari anggotanya. Kadin bersama Gubernur Banten, BKPM, dan penegak hukum besok akan melakukan pemantauan langsung di lokasi.
Kasus ini terkait proyek pembangunan pabrik kimia chlor alkali-ethylene dichloride (CA-EDC) milik Chandra Asri Group di Cilegon, senilai Rp15 triliun. Anindya menyampaikan bahwa Kadin Pusat telah membentuk tim verifikasi organisasi dan etik untuk menelusuri dugaan tersebut.
"Tim verifikasi sudah mulai bekerja untuk mengevaluasi struktur, peran, dan tindakan Kadin Kota Cilegon beserta afiliasinya," ujar Anindya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (14/5).
Baca Juga: Kadin Bakal Bangun 1.000 Dapur Umum Makan Bergizi Gratis
Dia menegaskan, Kadin Indonesia saat ini terus fokus pada peningkatan perdagangan dan investasi, serta tidak mentolerir tindakan melawan hukum dari anggotanya. Kadin bersama Gubernur Banten, BKPM, dan penegak hukum besok akan melakukan pemantauan langsung di lokasi.
Lihat Juga :