Trump Tabuh Genderang Perang dengan UE, Sebut Lebih Buruk dari China

Rabu, 14 Mei 2025 - 08:57 WIB
loading...
Trump Tabuh Genderang...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertegas kritiknya terhadap Uni Eropa (UE), dengan menyebut Brussels lebih jahat daripada China terkait praktik perdagangan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertegas kritiknya terhadap Uni Eropa (UE) , dengan menyebutnya 'lebih jahat daripada China' terkait praktik perdagangan. Pada awal April, Washington memberlakukan tarif besar-besaran sebesar 20% pada semua barang UE dan tarif 25% pada semua impor mobil dan logam.

Sementara itu Trump kemudian mengumumkan penangguhan selama 90 hari untuk sebagian besar kewajiban perdagangan. Namun tarif dasar 10% dan tarif 25% yang disebutkan di atas tetap berlaku sampai kesepakatan dicapai.

“Uni Eropa dalam banyak hal lebih jahat daripada China,” kata Trump saat konferensi pers di Gedung Putih.

Baca Juga: Uni Eropa Ancam Balik Tampar Produk AS dengan Tarif, Nilainya Rp1.860 Triliun

“Mereka memperlakukan kami dengan sangat tidak adil. Mereka menjual 13 juta mobil ke AS dan kami tidak menjual ke mereka satupun. Mereka menjual produk pertanian mereka kepada kami, dan kami hampir tidak menjual apa pun,” klaim presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rekomendasi
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved