Uni Eropa Ancam Balik Tampar Produk AS dengan Tarif, Nilainya Rp1.860 Triliun

Rabu, 07 Mei 2025 - 18:37 WIB
loading...
Uni Eropa Ancam Balik...
Uni Eropa (UE) mengancam bakal mengenakan tarif tambahan terhadap barang-barang asal AS (Amerika Serikat) senilai 100 miliar euro atau setara Rp1.860 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) mengancam bakal mengenakan tarif tambahan terhadap barang-barang asal AS (Amerika Serikat) senilai 100 miliar euro (USD113 miliar) atau setara Rp1.860 triliun, jika negosiasi gagal mencapai kesepakatan. Aksi balasan UE bakal dibahas dengan negara anggota, menurut sumber terkait.

Serangan balik UE terhadap AS bakal dibahas selama sebulan sebelum daftar itu diselesaikan, ungkap sumber anonim seperti dilansir Bloomberg. Baca Juga: Akal-akalan Eksportir China Mengelabui Tarif Impor AS

Secara terpisah, Komisi Eropa yang menangani masalah perdagangan pada pekan ini bakal mencoba kembali memulai negosiasi. Proposal dari Uni Eropa diperkirakan mencakup penurunan hambatan perdagangan dan non-tarif, serta peningkatan investasi di AS.

Negosiasi antara Uni Eropa dan AS yang dimulai bulan lalu, hanya membuat sedikit kemajuan ketika sebagian besar tarif Amerika akan tetap berlaku. UE mengatakan, bahwa penyelidikan perdagangan Trump yang sedang berlangsung akan meningkatkan jumlah barang asal eropa yang terkena tarif menjadi 549 miliar euro.

Seorang juru bicara komisi Eropa menolak berkomentar, terkait kabar tersebut. Baca Juga: Miliarder Ray Dalio Sebut Sudah Terlambat untuk Selamat dari Efek Merusak Tarif Trump

Sebelumnya aksi balasan UE yang sudah disepakati menargetkan produk AS di atas 21 miliar euro, sebagai respons atas bea masuk Trump sebesar 25% untuk ekspor baja dan aluminium. Namun UE pada awal bulan ini sepakat menunda kebijakan tarif selama 90 hari, setelah AS menurunkan tarif resiprokal pada sebagian besar ekspor UE menjadi 10% dari 20% saat negosiasi berlangsung.

Trump juga memberlakukan bea masuk 25% pada mobil serta beberapa suku cadang mobil dan memulai penyelidikan yang dapat memicu bea masuk atas impor kayu, obat-obatan, semikonduktor, mineral kritis dan truk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved