SIG Fasilitasi Keberangkatan 278 Jemaah Haji di 3 Wilayah Operasional
Rabu, 14 Mei 2025 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Jemaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah SIG asal Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rachmad Dwi Santoso (51), mengaku bersyukur dan bahagia karena dapat menjalankan ibadah haji tahun ini bersama istri, setelah penantian panjang sejak tahun 2012. Sebelumnya, Rachmad dan sang istri telah mendapat bimbingan terlebih dahulu dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) SIG.
"Alhamdulillah, setelah hampir 13 tahun menanti, saya bersama istri bisa ke Tanah Suci berkat kemudahan untuk pemberangkatan haji, mulai pendaftaran, bimbingan manasik, hingga kepengurusan paspor. Saya betul-betul merasa terbantu karena pelayanan dari rekan-rekan kelompok bimbingan yang baik dan responsif," ucap Rachmad.
Kebahagiaan juga dirasakan jemaah haji termuda dari Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik, yakni Kheisya Aziva Naftalia (18 tahun). Ia bersyukur atas kesempatan ibadah ke Tanah Suci. Namun di balik kebahagiaan yang dia rasakan, tersimpan kesedihan karena semestinya sang ibunda lah yang berangkat haji pada tahun ini.
"Saya sangat bersyukur, alhamdulillah, saya bisa diberikan kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci bersama ayah, memenuhi panggilan Allah dengan menggantikan almarhumah ibu saya. Terima kasih kepada SIG karena membantu mempermudah langkah kami," ungkap Kheisya.
Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, SIG melepas sebanyak 199 jemaah haji asal Gresik yang tergabung dalam kloter 10 embarkasi Surabaya. Sementara di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, SIG memfasilitasi kegiatan manasik haji bagi jemaah yang berada di wilayah kabupaten Tuban. Kegiatan yang diselenggarakan di area komplek perumahan dinas SIG, Desa Sumurgung diikuti sebanyak 1.252 jemaah haji dari seluruh wilayah di Kabupaten Tuban.
"Alhamdulillah, setelah hampir 13 tahun menanti, saya bersama istri bisa ke Tanah Suci berkat kemudahan untuk pemberangkatan haji, mulai pendaftaran, bimbingan manasik, hingga kepengurusan paspor. Saya betul-betul merasa terbantu karena pelayanan dari rekan-rekan kelompok bimbingan yang baik dan responsif," ucap Rachmad.
Kebahagiaan juga dirasakan jemaah haji termuda dari Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik, yakni Kheisya Aziva Naftalia (18 tahun). Ia bersyukur atas kesempatan ibadah ke Tanah Suci. Namun di balik kebahagiaan yang dia rasakan, tersimpan kesedihan karena semestinya sang ibunda lah yang berangkat haji pada tahun ini.
"Saya sangat bersyukur, alhamdulillah, saya bisa diberikan kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci bersama ayah, memenuhi panggilan Allah dengan menggantikan almarhumah ibu saya. Terima kasih kepada SIG karena membantu mempermudah langkah kami," ungkap Kheisya.
Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, SIG melepas sebanyak 199 jemaah haji asal Gresik yang tergabung dalam kloter 10 embarkasi Surabaya. Sementara di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, SIG memfasilitasi kegiatan manasik haji bagi jemaah yang berada di wilayah kabupaten Tuban. Kegiatan yang diselenggarakan di area komplek perumahan dinas SIG, Desa Sumurgung diikuti sebanyak 1.252 jemaah haji dari seluruh wilayah di Kabupaten Tuban.
Lihat Juga :