SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Rabu, 08 Juli 2026 - 16:36 WIB
loading...
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan semen sebesar 15 juta ton sepanjang Januari–Mei 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatat volume penjualan semen sebesar 15 juta ton sepanjang Januari–Mei 2026, meningkat 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 14,5 juta ton. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan di pasar domestik serta penguatan strategi transformasi bisnis yang dijalankan perseroan.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan strategi pengelolaan pasar mikro menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan di tengah tantangan industri semen nasional.
"Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri," ujar Vita dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Menurut dia, peningkatan kinerja SIG juga sejalan dengan komitmen Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam memperkuat transformasi badan usaha milik negara (BUMN) agar berjalan lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. Penjualan domestik tercatat tumbuh 9,6 persen secara tahunan, terutama ditopang oleh segmen semen kantong yang meningkat 11,9 persen.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan strategi pengelolaan pasar mikro menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan di tengah tantangan industri semen nasional.
"Strategi pengelolaan pasar mikro menjadi kunci sukses SIG menjaga momentum pertumbuhan berlanjut hingga Mei 2026, sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri," ujar Vita dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Menurut dia, peningkatan kinerja SIG juga sejalan dengan komitmen Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam memperkuat transformasi badan usaha milik negara (BUMN) agar berjalan lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil. Penjualan domestik tercatat tumbuh 9,6 persen secara tahunan, terutama ditopang oleh segmen semen kantong yang meningkat 11,9 persen.
Lihat Juga :