Stok Pangan Dijamin Aman Sampai Akhir Tahun, Beras Catat Rekor 10,23 Juta Ton
Minggu, 18 Mei 2025 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Ketersediaan daging sapi dan kerbau diproyeksikan 1,11 juta ton melampaui kebutuhan nasional sebesar 766,9 ribu ton. Artinya, masih ada stok 345.000 ton hingga akhir tahun. Pemerintah mengurangi impor daging beku sebanyak 100.000 ton dan menggantinya dengan impor 184.000 ekor sapi bakalan untuk menjaga stabilitas harga.
Baca Juga: Serapan Beras Bulog Tertinggi sepanjang Sejarah, Jawa Barat Kontributor Terbesar Nasional
Sementara, stok jagung diperkirakan 5,63 juta ton dari total ketersediaan 20,48 juta ton dengan kebutuhan nasional sebesar 14,85 juta ton. Pemerintah juga berupaya menjaga harga jagung sesuai acuan Rp5.500 per kilogram. Hingga kini, realisasi impor jagung industri untuk bahan baku makanan, minuman, gluten, dan sweetener baru 350 ribu ton dari kuota 900.000 ton.
Arief menegaskan, penyesuaian kebijakan impor hanya dilakukan di luar masa panen raya untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga. "Untuk kebutuhan industri sudah disepakati dalam rapat, importasi hanya bisa dilakukan di luar masa panen raya," katanya.
Baca Juga: Serapan Beras Bulog Tertinggi sepanjang Sejarah, Jawa Barat Kontributor Terbesar Nasional
Sementara, stok jagung diperkirakan 5,63 juta ton dari total ketersediaan 20,48 juta ton dengan kebutuhan nasional sebesar 14,85 juta ton. Pemerintah juga berupaya menjaga harga jagung sesuai acuan Rp5.500 per kilogram. Hingga kini, realisasi impor jagung industri untuk bahan baku makanan, minuman, gluten, dan sweetener baru 350 ribu ton dari kuota 900.000 ton.
Arief menegaskan, penyesuaian kebijakan impor hanya dilakukan di luar masa panen raya untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga. "Untuk kebutuhan industri sudah disepakati dalam rapat, importasi hanya bisa dilakukan di luar masa panen raya," katanya.
(nng)
Lihat Juga :