China Bela Pakistan, India Dikabarkan Bakal Hengkang dari BRICS
Kamis, 22 Mei 2025 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
Trump bahkan disebut mengancam menerapkan tarif hingga 150% terhadap negara-negara anggota BRICS. Ancaman ini semakin menambah tekanan terhadap India yang secara historis memiliki hubungan dagang kuat dengan AS.
Di tengah tekanan ini, BRICS terus mendorong agenda dedolarisasi, sebuah inisiatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi internasional. India, yang merasa posisinya lebih diuntungkan jika tetap menjalin kemitraan strategis dengan AS, secara terang-terangan menolak ikut serta dalam rencana tersebut.
Menurut laporan terbaru, India menyatakan bahwa mereka tidak tertarik untuk terlibat dalam agenda dedolarisasi yang digagas oleh BRICS. Penolakan ini bertolak belakang dengan posisi China, Rusia, Brasil, dan Afrika Selatan yang mendukung penuh pengurangan dominasi dolar.
Sikap India ini dinilai semakin mengasingkannya dari inti kebijakan BRICS. Di saat negara-negara anggota lainnya semakin solid dalam mendorong dedolarisasi, India memilih jalur yang berbeda dengan menempatkan kepentingan nasional di atas konsensus kolektif.
Baca Juga: Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS
Di tengah tekanan ini, BRICS terus mendorong agenda dedolarisasi, sebuah inisiatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi internasional. India, yang merasa posisinya lebih diuntungkan jika tetap menjalin kemitraan strategis dengan AS, secara terang-terangan menolak ikut serta dalam rencana tersebut.
Menurut laporan terbaru, India menyatakan bahwa mereka tidak tertarik untuk terlibat dalam agenda dedolarisasi yang digagas oleh BRICS. Penolakan ini bertolak belakang dengan posisi China, Rusia, Brasil, dan Afrika Selatan yang mendukung penuh pengurangan dominasi dolar.
Sikap India ini dinilai semakin mengasingkannya dari inti kebijakan BRICS. Di saat negara-negara anggota lainnya semakin solid dalam mendorong dedolarisasi, India memilih jalur yang berbeda dengan menempatkan kepentingan nasional di atas konsensus kolektif.
Baca Juga: Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS
Lihat Juga :