Dolar AS Terancam Kolaps, BRICS dan Utang AS Jadi Ancaman Serius

Jum'at, 23 Mei 2025 - 08:15 WIB
loading...
Dolar AS Terancam Kolaps,...
Dolar AS menghadapi ancaman serius di tengah utang pemerintah yang menggunung dan dedolarisasi BRICS. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Dolar Amerika Serikat (AS) menghadapi ancaman serius di tengah gelombang dedolarisasi yang digaungkan oleh negara-negara BRICS. Dua bank raksasa global, Standard Chartered dan Deutsche Bank memprediksi pelemahan lebih dalam terhadap mata uang AS tersebut.

Dalam laporan terbaru, kedua bank menyoroti berbagai faktor makroekonomi yang dapat memperburuk posisi dolar AS. Mereka menilai, aset-aset keuangan berbasis dolar yang dulunya menjadi tulang punggung sistem keuangan global kini mulai kehilangan daya tarik.

Standard Chartered dalam analisanya menyebut, kebijakan perdagangan AS yang kontroversial telah mengikis kepercayaan global terhadap pemerintahan di Gedung Putih.

"Kisah pelemahan dolar belum berakhir," tulis Steve Englander, Kepala FX Global Standard Chartered, dikutip dari Watcher Guru, Jumat (23/5).

Baca Juga: China Bela Pakistan, India Dikabarkan Bakal Hengkang dari BRICS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Netanyahu Blak-blakan...
Netanyahu Blak-blakan Bongkar Alasan Israel Gagalkan Gencatan Senjata AS-Iran!
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved