Dolar AS Terancam Kolaps, BRICS dan Utang AS Jadi Ancaman Serius

Jum'at, 23 Mei 2025 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Sementara, Deutsche Bank mengingatkan ancaman dari dalam negeri. Analis bank asal Jerman itu memproyeksikan rancangan undang-undang pemotongan pajak era Trump dapat menambah utang negara sebesar USD3 triliun hingga USD5 triliun.

Utang AS saat ini telah mencetak rekor USD36,2 triliun per Mei 2025, dan terus membengkak tanpa terkendali. Kepala Riset FX Global Deutsche Bank, George Saravelos, menegaskan, pasar keuangan global semakin khawatir dengan stabilitas dolar AS.

"Kombinasi dari berkurangnya minat terhadap aset AS dan defisit fiskal yang membengkak adalah sumber ketidakstabilan utama," tulis Saravelos.

Gerakan dedolarisasi BRICS dinilai semakin mempercepat penurunan dominasi dolar AS. Negara-negara anggota blok ekonomi tersebut, termasuk China dan Rusia, gencar mempromosikan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan.

Standard Chartered dan Deutsche Bank sepakat bahwa tekanan terhadap dolar AS tidak hanya berasal dari faktor eksternal, tetapi juga lemahnya kebijakan fiskal AS. Kedua bank ini mempertanyakan kemampuan AS mempertahankan status dolar sebagai mata uang cadangan dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Netanyahu Blak-blakan...
Netanyahu Blak-blakan Bongkar Alasan Israel Gagalkan Gencatan Senjata AS-Iran!
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Rekomendasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Berita Terkini
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved