Trump Ancam Jatuhkan Tarif 50% ke Produk Uni Eropa

Sabtu, 24 Mei 2025 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Ia juga menerangkan, bahwa peningkatan kembali tarif oleh Trump menjadi preseden buruk untuk kesepakatan lain yang mungkin sedang dikerjakan AS. "Untuk sementara waktu ada persepsi ini ... bahwa Trump sedang mundur, bahwa kita akan memiliki sedikit ketenangan dan stabilitas. Ini menunjukkan bahwa semua itu sama sekali tidak benar," katanya.


Perang Dagang Baru

Uni Eropa merupakan salah satu mitra dagang terbesar AS, dengan mengirimkan lebih dari USD600 miliar barang ke AS tahun lalu dan membeli sekitar USD370 miliar barang, menurut data resmi pemerintah AS. Keluhan Trump tentang Eropa difokuskan pada hubungan perdagangan yang tidak seimbang, karena Uni Eropa menjual lebih banyak barang ke AS daripada yang dibelinya dari Amerika.

Ia menyalahkan defisit perdagangan ini pada kebijakan yang ia katakan tidak adil bagi perusahaan-perusahaan Amerika, dan Trump secara khusus telah mengungkapkan kekhawatiran tentang kebijakan yang terkait dengan mobil dan produk pertanian.

Trump menargetkan penerapan tarif 20% terhadap produk dari Uni Eropa dalam pengumuman yang disebutnya sebagai Hari Pembebasan bulan lalu, yang memicu banyak negosiasi antara AS dan negara-negara di seluruh dunia.

Sementara beberapa negara, terutama yang lebih kecil mengambil pendekatan yang bersikap lunak. Tidak dengan Uni Eropa, China dan Kanada, yang memilih menanggapi tarif Trump dengan lebih keras terhadap ancaman tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka siap membalas dengan menaikkan tarifnya sendiri terhadap produk-produk AS.
(akr)
Halaman :
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Terpopuler
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved