Gelar RUPS, Pertagas Beberkan Kinerja Positif Sepanjang 2024
Senin, 26 Mei 2025 - 15:50 WIB
loading...
Pertagas dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2024. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 pada Kamis (22/5) lalu di Kantor Pusat Pertamina Gas, Jakarta. Dalam RUPS tersebut, Pertagas menyampaikan capaian perusahaan sepanjang 2024 kepada pemegang saham, yang mencerminkan ekspansi bisnis dan pencapaian operasional yang optimal sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
"Tahun 2024 menorehkan hasil yang sangat baik bagi Pertagas. Tahun lalu kami telah memperluas portofolio bisnis, tidak hanya di sektor gas alam dan minyak bumi, tetapi juga mendapatkan komitmen pengangkutan BBM melalui pipa dan pengembangan energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan infrastruktur energi berkelas dunia," ungkap Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso, dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/5/2025).
Baca Juga: Fitch Ratings Tetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang Pertagas AA+(idn)
Gamal menjelaskan, Pertagas melaksanakan sejumlah proyek strategis, di antaranya persiapan pembangunan Pipa BBM Cikampek-Plumpang bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, serta memasang Booster Pump Batang HO dan Booster Pump KBJ SLC. Pemasangan Booster Pump menjadi langkah akhir penyelesaian Proyek Pipa Rokan untuk optimalisasi penyaluran minyak bumi di Wilayah Kerja Rokan sebagai salah satu wilayah produksi minyak bumi nasional terbesar.
Selain itu, Pertagas juga berhasil menyelesaikan proyek pembangunan pipa gas Senipah-Balikpapan yang dapat mendukung kontribusi efisiensi operasi Kilang Balikpapan dan ketahanan energi domestik.
Dia menambahkan, rencana diversifikasi usaha juga dilakukan melalui kontribusi aktif dalam rantai bisnis Subholding Gas serta menjalin kolaborasi strategis dengan Pertamina Group, antara lain melalui kajian pengembangan renewable energy bersama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan kajian pemanfaatan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) bersama PT Pertamina EP Cepu (PEPC).
Sepanjang tahun 2024, lanjut Gamal, Pertagas mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang positif dengan volume gas transportasi mencapai 560.523 MMSCF serta volume transportasi minyak sebesar 58.990 MBOE. Selain itu, volume niaga gas diperoleh sebesar 31.898 BBTU dan pemrosesan gas sejumlah 163.730 ton. Sementara, dalam bidang regasifikasi LNG volume yang diproses sebesar 53.341 BBTU selama setahun.
"Capaian ini menegaskan kontribusi nyata Pertagas dalam mendukung ketahanan energi nasional," tegas Gamal.
Atas pencapaian operasional tersebut, Pertagas membukukan kinerja keuangan yang positif dengan pendapatan sebesar USD843,45 juta, meningkat dibanding 2023 yang sebesar USD793 juta. Kenaikan pendapatan tersebut diikuti dengan kenaikan laba bersih menjadi USD222,4 juta, dibanding raihan 2023 yang sebesar USD196,7 juta.
"Pencapaian laba yang terus meningkat ini didorong oleh portofolio bisnis yang beragam, mencakup niaga gas, komersialisasi aset, regasifikasi, pemrosesan LPG, serta berbagai upaya perluasan bisnis lainnya yang selaras dengan kompetensi utama Pertagas," jelasnya.
Baca Juga: Konsisten Terapkan Praktik Berkelanjutan Pertagas Raih 3 Penghargaan ISA 2025
Stabilitas dan kesehatan keuangan perusahaan juga mendapat pengakuan eksternal, dengan perolehan Fitch Rating kategori AA+(idn) yang mencerminkan risiko gagal bayar yang sangat rendah. Hal ini didorong oleh kestabilan pendapatan, kekuatan posisi pasar, serta peran strategis Pertagas dalam sektor energi nasional.
Dari sisi pengakuan eksternal, lanjut Gamal, sepanjang 2024 Pertagas meraih 116 penghargaan, terdiri dari 25 penghargaan internasional dan 91 penghargaan nasional. Di antaranya, Pertagas memperoleh 3 PROPER Emas, 1 PROPER Hijau (beyond compliance), dan 1 PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Seluruh pencapaian perusahaan di tahun 2024, baik dari aspek operasional, keuangan, pengembangan bisnis, pengelolaan SDM, maupun aspek HSSE, tercermin dalam pencapaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan yang mencapai 112%, melebihi level maksimal sebesar 110%.
"Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pertagas dalam mewujudkan swasembada energi nasional melalui pengelolaan infrastruktur energi yang handal, efisien, dan berkelanjutan," tandasnya.
"Tahun 2024 menorehkan hasil yang sangat baik bagi Pertagas. Tahun lalu kami telah memperluas portofolio bisnis, tidak hanya di sektor gas alam dan minyak bumi, tetapi juga mendapatkan komitmen pengangkutan BBM melalui pipa dan pengembangan energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi perusahaan infrastruktur energi berkelas dunia," ungkap Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso, dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/5/2025).
Baca Juga: Fitch Ratings Tetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang Pertagas AA+(idn)
Gamal menjelaskan, Pertagas melaksanakan sejumlah proyek strategis, di antaranya persiapan pembangunan Pipa BBM Cikampek-Plumpang bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, serta memasang Booster Pump Batang HO dan Booster Pump KBJ SLC. Pemasangan Booster Pump menjadi langkah akhir penyelesaian Proyek Pipa Rokan untuk optimalisasi penyaluran minyak bumi di Wilayah Kerja Rokan sebagai salah satu wilayah produksi minyak bumi nasional terbesar.
Selain itu, Pertagas juga berhasil menyelesaikan proyek pembangunan pipa gas Senipah-Balikpapan yang dapat mendukung kontribusi efisiensi operasi Kilang Balikpapan dan ketahanan energi domestik.
Dia menambahkan, rencana diversifikasi usaha juga dilakukan melalui kontribusi aktif dalam rantai bisnis Subholding Gas serta menjalin kolaborasi strategis dengan Pertamina Group, antara lain melalui kajian pengembangan renewable energy bersama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan kajian pemanfaatan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) bersama PT Pertamina EP Cepu (PEPC).
Sepanjang tahun 2024, lanjut Gamal, Pertagas mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang positif dengan volume gas transportasi mencapai 560.523 MMSCF serta volume transportasi minyak sebesar 58.990 MBOE. Selain itu, volume niaga gas diperoleh sebesar 31.898 BBTU dan pemrosesan gas sejumlah 163.730 ton. Sementara, dalam bidang regasifikasi LNG volume yang diproses sebesar 53.341 BBTU selama setahun.
"Capaian ini menegaskan kontribusi nyata Pertagas dalam mendukung ketahanan energi nasional," tegas Gamal.
Atas pencapaian operasional tersebut, Pertagas membukukan kinerja keuangan yang positif dengan pendapatan sebesar USD843,45 juta, meningkat dibanding 2023 yang sebesar USD793 juta. Kenaikan pendapatan tersebut diikuti dengan kenaikan laba bersih menjadi USD222,4 juta, dibanding raihan 2023 yang sebesar USD196,7 juta.
"Pencapaian laba yang terus meningkat ini didorong oleh portofolio bisnis yang beragam, mencakup niaga gas, komersialisasi aset, regasifikasi, pemrosesan LPG, serta berbagai upaya perluasan bisnis lainnya yang selaras dengan kompetensi utama Pertagas," jelasnya.
Baca Juga: Konsisten Terapkan Praktik Berkelanjutan Pertagas Raih 3 Penghargaan ISA 2025
Stabilitas dan kesehatan keuangan perusahaan juga mendapat pengakuan eksternal, dengan perolehan Fitch Rating kategori AA+(idn) yang mencerminkan risiko gagal bayar yang sangat rendah. Hal ini didorong oleh kestabilan pendapatan, kekuatan posisi pasar, serta peran strategis Pertagas dalam sektor energi nasional.
Dari sisi pengakuan eksternal, lanjut Gamal, sepanjang 2024 Pertagas meraih 116 penghargaan, terdiri dari 25 penghargaan internasional dan 91 penghargaan nasional. Di antaranya, Pertagas memperoleh 3 PROPER Emas, 1 PROPER Hijau (beyond compliance), dan 1 PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Seluruh pencapaian perusahaan di tahun 2024, baik dari aspek operasional, keuangan, pengembangan bisnis, pengelolaan SDM, maupun aspek HSSE, tercermin dalam pencapaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan yang mencapai 112%, melebihi level maksimal sebesar 110%.
"Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pertagas dalam mewujudkan swasembada energi nasional melalui pengelolaan infrastruktur energi yang handal, efisien, dan berkelanjutan," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :